Geger Warga Jaksel Dikirimi Surat Tilang e-TLE Padahal Tak Melanggar

ADVERTISEMENT

Geger Warga Jaksel Dikirimi Surat Tilang e-TLE Padahal Tak Melanggar

Jabbar Ramdhani, Rizky Adha Mahendra - detikNews
Kamis, 10 Nov 2022 07:40 WIB
Sistem tilang elektronik untuk kendaraaan roda dua sudah diberlakukan. Meski demikian, masih banyak para pengendara yang melanggar lalu lintas.
Kamera tilang elektronik di jalanan Jakarta (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Seorang warga Jakarta Selatan (Jaksel), Rivki, merasa kaget dikirimi surat tilang elektronik (electronic-traffic law enforcement/e-TLE). Rivki tidak melakukan pelanggaran dan kendaraannya ada di rumah.

Rivki mendapatkan surat konfirmasi tilang pada Rabu (9/11) pagi. Dalam surat konfirmasi tilang tersebut disebutkan mobil Daihatsu Sirion 'milik Rivki' melanggar aturan lalu lintas tidak memakai sabuk pengaman.

Rivki pun merasa keberatan lantaran spesifikasi mobil si pelanggar dengan mobil dirinya berbeda meski ada kesamaan pelat nomor dan merek kendaraan. Ia menduga ada pemalsuan pelat nomor kendaraan sehingga ia dirugikan atas hal ini.

Menjawab keluhan Rivki tersebut, polisi memintanya melakukan konfirmasi. Jika terbukti kendaraan yang tertangkap kamera e-TLE itu bukan miliknya, tilang dapat dianulir.

Diduga Ada Pemalsuan Nopol

Dari foto hasil tangkapan layar kamera e-TLE, pengemudi mobil Daihatsu Sirion tersebut tertangkap tidak menggunakan sabuk pengaman. Pelanggaran tersebut terjadi di kawasan Senayan, pada 3 November 2022 pukul 03.00 WIB, padahal mobil Rivki saat itu ada di rumahnya.

Mobil pelanggar yang terekam kamera e-TLE di Senayan adalah Daihatsu Sirion warna hitam dengan nopol B-1944-SRX, yang sama dengan nopol kendaraan milik Rivki. Bedanya, warna mobil Rivki adalah warna abu-abu metalik.

Selain itu, terdapat perbedaan pada bagian grill depan kendaraan. Mobil Daihatsu Sirion milik Rivki juga tidak memiliki spoiler seperti mobil yang tertangkap kamera e-TLE.

"Kan di surat e-TLE ada fotonya, yang bawa mobil (sopir) nggak saya kenal. Dan mobil beda warna dan grill bagian depan beda. Selain itu, nggak ada spoiler-nya di mobil saya," ujar Rivki saat dihubungi detikcom, Rabu (9/11).

"Iya, yang sama pelat nomornya. Dan kebetulan saja merek dan model mobilnya sama," katanya.

Rivki menduga pelat nomornya dipalsukan oleh si pelanggar lalu lintas.

"Dugaan saya dipalsukan," ucapnya.


Baca di halaman selanjutnya: polisi minta Rivki konfirmasi ke posko e-TLE

Saksikan juga d'Mentor on Location: Hitung-hitungan Untung Bisnis Laundry

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT