Polisi Sisir CCTV Cari Pedagang Spageti Pemicu Siswa di Jaksel Keracunan

ADVERTISEMENT

Polisi Sisir CCTV Cari Pedagang Spageti Pemicu Siswa di Jaksel Keracunan

Mulia Budi - detikNews
Selasa, 08 Nov 2022 14:30 WIB
Lecture room or School empty classroom with Student taking exams, writing examination for studying lessons in high school thailand, interior of secondary education, whiteboard. educational concept
Foto: iStock
Jakarta -

Polisi tengah mendalami kasus 16 siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Darussalam Ulujami di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, yang diduga keracunan usai menyantap jajanan spageti yang dijual di depan sekolah. Polisi pun memperluas penyisiran CCTV di sekitar lokasi.

"Penyidik masih mendalami beberapa petunjuk dari CCTV, kita masih perluasan petunjuk-petunjuk dari lokasi itu udah kita perluas," kata Kapolsek Pesanggrahan Kompol Nazirwan kepada wartawan, Selasa (8/11/2022).

Nazirwan mengatakan pihaknya masih mencari CCTV di sekitar MTs Darussalam Ulujami. Dia menerangkan koordinasi dengan RT dan RW untuk penyisiran CCTV itu masih dilakukan.

"Penyidik masih mendalami, koordinasi dengan pemilik beberapa pemilik CCTV. Koordinasi itu dengan lingkungan, kita koordinasi dengan RT-nya, RW-nya, puskesmasnya, termasuk dengan sekolahnya," tuturnya.


Siswa Diduga Keracunan Usai Jajan Spageti

Lurah Ulujami Yudha Irawan sebelumnya menjelaskan ada 16 siswa MTs Darussalam Ulujami yang diduga mengalami keracunan. Para siswa tersebut mengalami mual, muntah, hingga diare.

"Kalau saya dapat info dari kepala sekolahnya itu kemarin ada kurang lebih 16 orang," kata Yudha Irawan kepada wartawan, Kamis (27/10).

Dia menuturkan 16 pelajar itu mengalami gejala mual hingga muntah setelah mengonsumsi jajanan yang dijual di depan sekolah tersebut.

"Kemarin pas jam istirahat katanya, jadi muridnya jajan sembarangan, PKL, ke depan sekolah," ujarnya.

Para siswa tersebut kemudian dilarikan ke puskesmas dan rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Simak juga 'Pelarut Obat Sirup Juga Digunakan di Produk Makanan, Amankah?':

[Gambas:Video 20detik]



(taa/imk)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT