Jadi Tersangka, Pacar Jersy Sutanto Dijerat Pasal Pembunuhan

ADVERTISEMENT

Jadi Tersangka, Pacar Jersy Sutanto Dijerat Pasal Pembunuhan

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 28 Okt 2022 12:56 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi pembunuhan (Foto: dok. detikcom)
Jakarta -

Polisi menetapkan pria inisial H (34) sebagai tersangka pembunuhan pacarnya, Jersy Sutanto. H dijerat dengan pasal pembunuhan berencana.

"Saat ini kami masih terus mendalami unsur-unsur perencanaan dalam pembunuhan pada Jersy Sutanto," ujar Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi kepada wartawan, Sabtu (29/10/2022).

Dalam kasus ini, polisi menjerat Hendrik dengan Pasal 338 KUHP dan/atau pasal 359 KUHP dan/atau pasal 181 KUHP dan/atau pasal 221 KUHP.

Pasal 338 KUHP berbunyi:

"Barang siapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama 15 tahun."

Pasal 359 KUHP berbunyi:

"Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan orang lain mati, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun."

Polda Metro Jaya merilis pengungkapan kasus mafia tanah, Senin (18/7/2022). Hingga saat ini total sudah ada 30 tersangka yang ditangkap dan sebagian ditahan di Polda Metro Jaya.Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi (tengah) mengatakan pacar Jersy Sutanto dijerat dengan pasal pembunuhan berencana. (Agung Pambudhy/detikcom)


Pasal 181 KUHP berbunyi:

"Barangsiapa mengubur, menyembunyikan, membawa lari atau menghilangkan mayat dengan maksud menyembunyikan kematian atau kelahirannya, diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah."

Pasal 221 KUHP berbunyi:

"Barangsiapa yang sesudah terjadi kejahatan, membinasakan, menghilangkan, menyembunyikan benda2 tempat melakukan atau yang dipakai untuk melakukan kejahatan itu atau bekas-bekas kejahatan itu yang lain-lain, atau yang berbuat sehingga benda-benda itu atau bekas-bekas itu tidak dapat diperiksa oleh pegawai kehakiman atau polisi baikpun oleh orang lain, yang menurut peraturan undang-undang selalu atau sementara diwajibkan menjalankan jabatan kepolisian, segala sesuatu itu dengan maksud untuk menyembunyikan kejahatan itu atau untuk menghalang-halangi atau menyusahkan pemeriksaan dan penyelidikan atau penuntutan."

Dalam kasus ini ada dua orang yang ditetapkan tersangka. Selain Hendrik, polisi menetapkan sekuriti apartemen bernama Tomi sebagai tersangka atas perannya membantu membuang jenazah Jersy Sutanto.

Redaksi mengubah judul dan sebagian isi berita karena ada permintaan koreksi dari narasumber.

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya....

Simak juga Video: Suami Bunuh Istrinya di Semarang Gegara Tak Terima Diselingkuhi

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT