Pelapor Kecewa Jika Kasus Prank Baim Wong Selesai Via Restorative Justice

ADVERTISEMENT

Pelapor Kecewa Jika Kasus Prank Baim Wong Selesai Via Restorative Justice

Mulia Budi - detikNews
Rabu, 05 Okt 2022 17:33 WIB
Tengku Zanzabella polisikan Baim Wong dan Paula Verhoeven
Tengku Zanzabella (Brigitta Belia/detikcom)
Jakarta -

Tengku Zanzabella selaku pelapor mengaku kecewa jika polisi menyelesaikan kasus prank Baim Wong dan Paula secara restorative justice. Sebab, menurutnya, Baim Wong bukan kali ini saja membuat konten-konten yang kontroversial dan mengusik rasa kemanusiaan.

"Kalau semua kasus seperti ini berujung damai, lantas saya pribadi tanpa organisasi atas nama rakyat merasa kecewa. Melihat kelakuan Baim dan istrinya yang sangat tidak respect dengan institusi Polri," kata Direktur Sosial dan Budaya Sahabat Polisi Indonesia Tengku Zanzabella saat dikonfirmasi, Rabu (5/10/2022).

Menurut Zanzabella, Baim dan Paula melakukan prank konten laporan KDRT itu dengan sadar. Dia menyebut tindakan yang dilakukan Baim dan Paula tidak humanis.

"Baim dan istrinya sangat sadar dan sehat, apa yang dia lakukan pun sangatlah tidak humanis terlihat dari konten-kontennya," ujarnya.

Dia mengatakan masyarakat juga akan kecewa jika kasus itu diselesaikan dengan damai. Dia khawatir akan muncul perilaku serupa jika kasus konten prank Baim diselesaikan dengan restorative justice.

"Juga banyak dilihat dari warganet yang sangat menginginkan keadilan untuk hal tersebut. Jika unsur pidananya masuk ya silakan dilanjut karena harga diri kami ada pada tegaknya kepala aparat negara. Rasanya nanti akan banyak Baim-Baim berikutnya yang sangat memanfaatkan restoratif ini terjadi," tuturnya.

Polisi Terbuka Opsi Restorative Justice

Pihak kepolisian tengah mendalami kasus prank lapor KDRT Baim Wong dan istrinya, Paula Verhoeven. Meski begitu, polisi membuka kemungkinan kasus Baim Wong ini bisa diselesaikan secara restorative justice.

"Apabila memang ada maksud lain yang unsur pidananya tidak terpenuhi tentunya kami bisa membuka peluang untuk yang bersangkutan meminta maaf ataupun restorasi justice," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan kepada wartawan, Selasa (4/10).

Namun kepolisian akan terlebih dahulu meminta keterangan Baim Wong dan Paula terkait maksud dan tujuan membuat konten prank tersebut.

"Terlapor akan dipanggil ke kepolisian Polres Metro Jaksel untuk dimintai keterangan apa maksud dan tujuannya membuat video tersebut," tuturnya.

Baca selanjutnya: Baim Wong minta maaf...

Simak Video 'Polisi Buka Peluang Restorative Justice soal Prank KDRT Baim Wong':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT