DPRD DKI Akan Panggil TransJ Buntut Halte Tutupi Patung Selamat Datang

ADVERTISEMENT

DPRD DKI Akan Panggil TransJ Buntut Halte Tutupi Patung Selamat Datang

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Jumat, 30 Sep 2022 15:16 WIB
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi (kiri) menjawab pertanyaan wartawan di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Kamis (13/2/2020). Kedatangan Prasetyo Edi tersebut untuk mengonfirmasi surat dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kepada Menteri Sekretaris Negara yang juga Ketua Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka Pratikno yang menyatakan telah mendapatkan rekomendasi dari Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) DKI Jakarta untuk menggelar formula E 2020 di kawasan Monas namun ternyata belum ada rekomendasi dari TACB. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/wsj.
Foto: Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi (Antara)
Jakarta -

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mengatakan pihaknya akan memanggil PT TransJakarta buntut revitalisasi Halte Bundaran HI menutupi monumen Patung Selamat Datang. Pasalnya, proyek itu dinilai menutupi objek diduga cagar budaya (ODCB).

"Akan kita panggil, cagar budaya loh itu," kata Prasetyo saat dihubungi, Jumat (30/9/2022).

Prasetyo mengaku heran TransJakarta maupun Pemprov DKI tidak memikirkan risiko tertutupnya monumen bersejarah. Dia memandang, Pemprov DKI semestinya belajar dari peristiwa Patung Selamat Datang yang sempat terhalang oleh Jembatan Pemyeberangan Orang (JPO) Bundaran HI pada 2018 silam.

"Ya harusnya kan sebagai pemda harusnya melihat. Sedangkan jembatan JPO aja yang di Tosari dibongkar karena menutupi Patung Selamat Datang. Ini sejarah kan. Sekarang apa sih, apa patung itu mau dihilangkan saja patungnya kalau memang diperlukan, nggak boleh. Itu udah ada peraturan undang-undangnya," tegasnya.

Politikus PDIP itu menekankan, pembangunan kota harus menghormati objek cagar budaya yang berada di sekitar lokasi. Karena itulah, dia memastikan akan menjadwalkan pemanggilan untuk TransJakarta. Bahkan, dia tak segan mengusulkan pembentukan panitia khusus (pansus) untuk permasalahan ini.

"Kalau misalkan gini ya nalarnya atau apanya, TransJakarta juga harus ngerti sejarah juga itu," ujarnya.

"Kita akan lakukan pemanggilan, atau kita buat Pansus, kita panggil itu," lanjut Prasetyo.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta buka suara terkait revitalisasi halte TransJakarta Bundaran HI yang diprotes Sejarawan JJ Rizal lantaran menutupi Patung Selamat Datang. Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta Iwan Henry Wadhana mengatakan pihaknya menghormati setiap pendapat.

"Kita hormati setiap pendapat, dari pak JJ Rizal karena dia adalah salah satu anggota dari Tim Sidang Pemugaran (TSP) tapi sudah ada kajian dari Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) terkait kawasan itu," kata Iwan di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (30/9/2022).

Lihat juga video 'Intip Kerennya Skybridge MRT ASEAN-Halte Transjakarta CSW!':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT