KY Ungkap Ada Usul Lokasi Sidang Ferdy Sambo Dipindah dari PN Jaksel

ADVERTISEMENT

KY Ungkap Ada Usul Lokasi Sidang Ferdy Sambo Dipindah dari PN Jaksel

Yulida Medistiara - detikNews
Kamis, 29 Sep 2022 18:32 WIB
gedung komisi yudisial
Gedung Komisi Yudisial (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Berkas perkara Ferdy Sambo dkk dalam kasus pembunuhan Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J) dinyatakan lengkap dan akan segera disidangkan. Komisi Yudisial (KY) mengungkap adanya sejumlah usulan terkait sidang Ferdy Sambo, dari usul soal safe house untuk hakim hingga pemindahan lokasi sidang.

"KY sedang merumuskan respons konkret terhadap hal ini, dengan mempertimbangkan berbagai usulan. Misalnya, ada wacana safe house atau temporary relocation mechanism terhadap para hakim, terutama apabila perkara ini tetap disidangkan di PN Jakarta Selatan. Ada juga usulan untuk mendorong pemindahan lokasi sidang dengan persetujuan Ketua MA," kata juru bicara KY, Miko Ginting, dalam keterangannya, Kamis (29/9/2022).

Miko mengatakan Komisi Yudisial akan berkomunikasi dengan pimpinan MA terkait teknis persidangan Ferdy Sambo. Sebab, menurutnya, MA juga sedang merumuskan mitigasi risiko terhadap situasi ini.

"Apalagi ini bukan kali pertama MA mengelola persidangan yang sifatnya high profile," kata Miko.

KY, yang memiliki kewenangan pemantauan, nantinya akan memantau langsung persidangan Ferdy Sambo dkk. Hal itu bertujuan menjaga kemandirian hakim dan mencegah pelanggaran etik.

"Yang pasti, keseimbangan antara keamanan dan keselamatan hakim dan para pihak, akses dan partisipasi publik, serta integritas pembuktian, perlu diusahakan bersama. KY senantiasa mendukung para hakim untuk menjaga dan menegakkan kemandiriannya," ujarnya.

Sementara itu, juru bicara Mahkamah Agung (MA) mengatakan saat ini Mahkamah Agung belum berencana memindahkan tempat persidangan selain di tempat kejadian perkara (locus delicti), yaitu di Jakarta Selatan, yang merupakan wilayah hukum Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

"MA belum memikirkan atau berencana memindahkan tempat persidangan di luar tempat kejadian perkara (locus delicti)," kata Andi, saat dihubungi secara terpisah.

Sebab, menurut Andi, pemindahan tempat sidang ke pengadilan negeri di luar locus delicti, menurut ketentuan Pasal 85 KUHAP dapat dilakukan jika tempat di locus delicti tidak mengizinkan atau tidak aman untuk menyelenggarakan sidang, ketua PN atau kepala kejaksaan negeri mengusulkan kepada MA untuk pemindahan tempat sidang. Namun hingga kini, kata Andi, belum ada permintaan untuk mengubah lokasi sidang.

"Sampai saat ini MA belum menerima permintaan atau usulan yang dimaksud," ujarnya.


PN Jaksel Siap Sidangkan Kasus Ferdy Sambo

Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Haruno, mengatakan pihaknya siap menyidangkan berkas perkara Ferdy Sambo dkk. Diketahui, peristiwa pembunuhan kasus Brigadir J berlokasi di Duren Tiga, Jakarta Selatan yang merupakan wilayah hukum Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

"(Berkas Ferdy Sambo mau dilimpahkan ke PN Jaksel) Beritanya begitu... Sampai hari ini belum ada konfirmasi. Andaikata nanti pun ke sini, ya kita sambut lah perkara itu," kata Haruno.

Ia mengatakan jika PN Jaksel siap jika ditunjuk untuk menyidangkan perkara Ferdy Sambo dkk. Selain itu, ia mengatakan majelis hakim yang ditunjuk oleh pimpinan PN Jaksel juga harus siap menyidangkan perkara Ferdy Sambo dkk itu.

"Masalah kesiapan, kapan pun berkas masuk pengadilan wajib siap," katanya.

Namun, menurutnya, hingga kini tidak ada isu pemindahan lokasi sidang. PN Jaksel akan mengedepankan keamanan dan akan menyampaikan teknis tata cara persidangan apabila ditunjuk menyidangkan berkas Ferdy Sambo.

"Nggak, nggak ada (Nggak ada isu pemindahan lokasi). Sampai hari ini nggak ada informasi. Dari pimpinan juga belom ada menyampaikan atau pun tidak ada menyampaikan," katanya.

Baca halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT