Seiring Sodetan Dibikin, Lurah Pondok Bambu Janji Perbaiki Got Tersumbat

ADVERTISEMENT

Seiring Sodetan Dibikin, Lurah Pondok Bambu Janji Perbaiki Got Tersumbat

Mulia Budi - detikNews
Rabu, 28 Sep 2022 19:51 WIB
Pembangunan saluran air di Gang Statistik, Jl Haji Dogol, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, 22 September 2022. (Dok Sudin SDA Jaktim)
Pembangunan saluran air di Gang Statistik, Jl Haji Dogol, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, 22 September 2022. (Dok. Sudin SDA Jaktim)
Jakarta -

Warga RT 1, RT 2, dan RT 13 di RW 11 mengaku khawatir pembangunan sodetan atau saluran air (got) dekat Waduk Dogol akan membuat permukimannya justru terkena banjir imbas luberan air tersebut. Lurah Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Achmad Ruslan, mengatakan pihaknya akan menguras dan memperbaiki got yang tersumbat di kawasan tersebut.

"Kita masih berusaha, kita akan kuras saluran itu. Nanti kita akan cari penyempitan-penyempitan airnya di mana. Upaya-upaya kita, kelurahan, kita lagi hari ini continue terus dari kemarin Senin terus didampingi oleh RT dan RW. Kita masih terus ber-continue. Kita berbuat untuk warga," kata Achmad Ruslan saat dihubungi, Rabu (28/9/2022).

Dia mengatakan penyempitan got yang membuat aliran air dari Waduk Dogol hingga ke Kali Banjir Kanal Timur (BKT) tak lancar akan diperbaiki. Dia menyebut perbaikan itu sudah mulai dilakukan.

"Terjadi penyumbatan kita cek ke lapangan memang ada penyumbatan, ini kan kita sedang proses kita sedang perbaiki. Kita kuras dulu yang di hulunya biar supaya air kan nanti bisa kita dorong ke hilir, ini sedang kita proses ini," tuturnya.

Pembersihan got Jl Teluk Tomini (Dok Istimewa)Pembersihan got Jl Teluk Tomini (Dok. Istimewa)

Dia mengajak warga setempat saling bekerja sama mengatasi banjir yang kerap melanda kawasan tersebut. Dia mengimbau warga agar berani memberikan informasi kepada petugas jika menemukan pengerjaan yang tidak benar dalam proses perbaikan got yang tersumbat tersebut.

"Imbauan kita kepada warga kita lagi berupaya nih, mari kita sama-sama kolaborasi ya warga tolong awasi, kontrol gitu, pengerjaan ini, jika ada pengerjaan ini warga sebagai kontrol sosial 'O ada yang kurang baik' tolong ditegur gitu, 'O kurang pantas' tolong ditegur gitu," tutul Ruslan.

Sebelumnya, warga di RT 1, RT 2, RT 13 di RW 11 Jl Bambu Ori I-IV, Jl Teluk Bima, Jl Teluk Sampit, Jl Teluk Tomini, Jl Teluk Ratai, Jl Teluk Ambon, dan Jl Teluk Mandar, Kelurahan Pondok Bambu, mengaku khawatir pembangunan sodetan atau saluran air di Waduk Dogol akan membuat luberan air pada sodetan itu akan membanjiri permukimannya. Mereka pun berkirim surat ke Sudin SDA Jakarta Timur untuk menyampaikan kekhawatiran tersebut.

Warga berharap solusi sebagai berikut:

1. Normalisasi aliran sodetan saluran penghubung Jl Teluk Sibolga hingga saluran penghubung Jl Teluk Banda. Aktifkan kembali saluran air depan P2KPTK2 Jakarta Timur dan RSKD Duren Sawit di Jl Duren Sawit Baru.
2. Sumbatan di bawah jembatan Jl Teluk Sibolga harus dijebol agar air bisa mengalirkan air ke saluran penghubung Jl Teluk Sibolga.
3. Tertibkan bangunan di atas saluran penghubung
4. Kuras sumbatan di saluran penghubung Jl Teluk Sibolga menuju kali samping SMP 202 di Jl Buluh Perindu I

(dnu/dnu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT