Progres Tembok Antilongsor Jembatan 3 Cilebut: Rangka Fondasi Dipasang

ADVERTISEMENT

detikcom Do Your Magic

Progres Tembok Antilongsor Jembatan 3 Cilebut: Rangka Fondasi Dipasang

Muchamad Sholihin - detikNews
Selasa, 27 Sep 2022 18:02 WIB
Pembangunan tembok antilongsor Jl Raya Cilebut-Jl Jembatan 3, Bogor, 27 September 2022. (M Sholihin/detikcom)
Pembangunan tembok antilongsor Jl Raya Cilebut-Jl Jembatan 3, Bogor, 27 September 2022. (M Sholihin/detikcom)
Bogor -

Perbaikan tebing bekas longsor di Jl Jembatan 3-Jl Raya Cilebut terus dilakukan. Lubang fondasi yang sebelumnya berisi air hujan kini dikeringkan dan diisi dengan besi berukuran besar yang akan digunakan untuk penguat fondasi.

Selasa (27/9/2022), detikcom kembali meninjau lokasi bekas longsor yang terjadi dua tahun lalu di Jl Jembatan 3-Jl Raya Cilebut, Desa Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.

Tampak beberapa pekerja sedang melakukan pemasangan besi beton yang akan digunakan untuk fondasi di dua lubang di dasar tebing.

"Sekarang masih bikin fondasi. Itu lubang dipasangi besi dulu buat ceker ayamnya. Kalau progres pembuatan fondasi ya paling baru 20 persen. Masih lama ini jadinya DPT (dinding penahan tanah)," kata salah seorang pekerja bernama Asep saat ditemui Selasa (27/9/2022).

Asep menyebut pengerjaan fondasi tembok antilongsor ini memang memakan waktu yang lama. Hal ini disebabkan kondisi cuaca yang sering hujan di lokasi.

"Kenapa agak lama bikin fondasinya, karena kemarin kan hujan terus. Kita terkendala itu (cuaca). Hujan berhenti (pengerjaan), hujan berhenti, sering juga hujannya, kan bahaya ada di bawah tebing," sebut Asep.

"Sekarang alhamdulillah nih, panasnya panjang, sampai siang ini masih panas. Biasanya sudah mendung, terus hujan biasanya sore," tambahnya.

Asep mengatakan, di lokasi akan dibangun dinding penahan tebing (DPT) seperti model bangunan di sampingnya. Menurutnya, DPT dibangun di titik bekas longsor agar lebih kokoh.

"Jadi kalau di sini modelnya dibikin DPT (dinding penahan tanah), bukan TPT (tembok penahan tebing). Jadi kalau DPT itu nantinya isinya coran semua, bukan batu. Kalau TPT kan batu isinya," kata Asep.

Pembangunan tembok antilongsor Jl Raya Cilebut-Jl Jembatan 3, Bogor, 27 September 2022. (M Sholihin/detikcom)Pembangunan tembok antilongsor Jl Raya Cilebut-Jl Jembatan 3, Bogor, 27 September 2022. (M Sholihin/detikcom)

Perbaikan tebing longsor di Jembatan 3 Jl Raya Cilebut, Kabupaten Bogor, sangat dinanti warga. Sebab, bekas longsor mengakibatkan sebagian Jl Raya Cilebut amblas dan tidak bisa dilalui kendaraan dan kerap menimbulkan kemacetan parah di setiap pagi dan sore hari.

Longsor yang terjadi di Jembatan 3 Jl Raya Cilebut sebenarnya sudah terjadi sejak pertengahan 2020. Namun hingga awal 2022 nyaris tidak ada perbaikan yang dilakukan, baik oleh Pemprov Jabar maupun Pemkab Bogor.

Pembangunan tembok antilongsor Jl Raya Cilebut-Jl Jembatan 3, Bogor, 27 September 2022. (M Sholihin/detikcom)Pembangunan tembok antilongsor Jl Raya Cilebut-Jl Jembatan 3, Bogor, 27 September 2022. (M Sholihin/detikcom)

Sebagian ruas Jl Raya Cilebut yang amblas akibat longsor membuat arus lalu lintas di jalur yang sibuk oleh kendaraan itu terganggu. Kemacetan parah kerap terjadi di pagi dan sore hari, karena harus diberlakukan contraflow dan kendaraan harus bergantian melintasi bekas longsoran.

Kini perbaikan mulai dilakukan Pemkab Bogor melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Hal itu terlihat dari papan pengumuman yang terpasang di lokasi. Dalam papan pengumuman itu tertulis "Program Penyelenggaraan Jalan" sebagai nama proyek dan "Rekonstruksi Jalan serta Pembuatan Dinding Penahan Tanah pada Jalan Cilebut/Batas Kota Bogor-Citayam Kota Depok Kecamatan Bojonggede" sebagai nama subkegiatan. Perbaikan jalan atau pembangunan tembok penahan tanah di lokasi ini dibangun selama 120 hari.

(dnu/dnu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT