Pembangunan Pintu Air Waduk Dogol di Duren Sawit Sempat Bikin Kebanjiran

ADVERTISEMENT

detikcom Do Your Magic

Pembangunan Pintu Air Waduk Dogol di Duren Sawit Sempat Bikin Kebanjiran

Mulia Budi - detikNews
Senin, 26 Sep 2022 18:28 WIB
Pengerjaan pintu air di saluran sodetan Waduk H Dogol-BKT di Pondok Bambu, Duren Sawit, Jaktim, 26 September 2022. (Mulia Budi/detikcom)
Pengerjaan saluran sodetan Waduk H Dogol-BKT di Pondok Bambu, Duren Sawit, Jaktim, 26 September 2022. (Mulia Budi/detikcom)
Jakarta -

Pengerjaan pintu air untuk sodetan atau saluran air dari Waduk Dogol, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur (Jaktim), memang dilakukan untuk mencegah banjir datang lagi seperti Maret lalu. Ternyata pembangunan pintu air itu sempat membuat warga di RT 15 kebanjiran. Pintu air itu berada di sisi utara Waduk Dogol di permukiman warga RT 16.

Ketua RT 15 RW 07, Kosim (66), mengatakan banjir di wilayahnya itu terjadi pada Sabtu (17/9/2022) lalu. Dia mengatakan banjir akibat pengerjaan pintu air untuk saluran air dari Waduk Dogol terjadi lantaran kurangnya koordinasi pemangku terkait.

"Setelah ada pembuatan pintu air itu ternyata nggak ada koordinasi dulu kepada kepengurusan," kata Kosim saat ditemui di kawasan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (26/9).

Ketua RT15/RW07, Kosim (66), di Pondok Bambu, Duren Sawit, Jaktim. (Mulia Budi/detikcom)Ketua RT 15 RW 07, Kosim (66), di Pondok Bambu, Duren Sawit, Jaktim. (Mulia Budi/detikcom)

Seharusnya, semua RT terkait dikoordinasikan terkait pembangunan pintu air itu sebelum pembangunan dilaksanakan. Namun Kosim merasa koordinasi belum mantap betul pada saat itu. Akibatnya, banjirlah sebagian rumah di lingkungan ini.

"Ada pembuatan pintu air itu ternyata kalau memang koordinir mungkin bagian atas ini mungkin nggak banjir, contoh di warga kita ini kurang lebih ada 50-an (rumah) di bawah itu, memang nggak sampai masuk ke dalam kamar di dalam rumah itu hanya bagian teras depan," sambungnya.

Dia mengatakan banjir itu juga sempat melanda permukiman RT 07 namun warga yang terdampak tak sebanyak di RT 15. Dia mengatakan ketinggian air banjir itu mencapai 20 cm.

"Ya kurang lebih dari kontrakan kita aja ya kurang lebih 50 (rumah), 60-an ya kalau sama RT 7 bisa sampai 80-an," ujar Kosim.

Pengerjaan pintu air di saluran sodetan Waduk H Dogol-BKT di Pondok Bambu, Duren Sawit, Jaktim, 26 September 2022. (Mulia Budi/detikcom)Pengerjaan pintu air di saluran sodetan Waduk H Dogol-BKT di Pondok Bambu, Duren Sawit, Jaktim, 26 September 2022. (Mulia Budi/detikcom)

Dia mengatakan warga pun bergotong royong membuat saluran air di dekat pintu air tersebut pada Minggu (18/9) lalu. Menurutnya, pengerjaan pintu air itu menjadi lebih cepat setelah pembangunan saluran air tersebut.

"Ternyata sodetannya itu alhamdulillah sampai saat ini, ternyata pekerjaannya (pintu airnya) lebih cepat daripada sebelumnya," tuturnya.

Lebih lanjut, dia berharap pembangunan got antibanjir atau sodetan untuk saluran air dari Waduk Dogol akan dilakukan hingga ke permukiman warga di RT 01. Diketahui, permukiman warga RT 01 lebih dekat dengan tempat pembuangan air yaitu di Kanal Banjir Timur (KBT).

"Harapan saya pembuangan dari embung dari RW 07 sampai ke RW 11 insyaallah mudah-mudahan harapan saya itu biar dari pihak aparat pemerintahan dan staf-stafnya harus dipikirkan juga yang ke bawahnya itu, di atas udah baik kita tinggal lari ke bawahnya," tuturnya.

"Yang dari sampai RT 01 ya itu harapan saya harus diperbaiki juga, harus diperbaiki juga walaupun lambat tapi diperbaiki lah, dibangun," tambahnya.

(dnu/dnu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT