PKB Sebut Pembicaraan Politik Cak Imin dan Puan Tak Berakhir Usai Makan Pecel

ADVERTISEMENT

PKB Sebut Pembicaraan Politik Cak Imin dan Puan Tak Berakhir Usai Makan Pecel

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Minggu, 25 Sep 2022 17:34 WIB
Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid melihat masyarakat Pulau Bawean, Gresik selama ini banyak merantau karena tak bisa mengoptimalkan potensi alam di sana. Ia lantas mengajak seluruh kepala desa se-Pulau Bawean mengembangkan potensi daerah yang bertumpu pada kekuatan alamnya.
Waketum PKB Jazilul Fawaid (Dok. MPR RI)
Jakarta -

PKB menyatakan pertemuan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dengan Ketua DPR RI Puan Maharani tak akan berakhir di warung pecel saja. PKB mengungkap akan ada pembicaraan-pembicaraan politik di pertemuan selanjutnya.

"Ya pasti namanya pembicaraan politik tidak selesai di makan pecel. Kan ada tahap-tahap, nanti dilihat saja perkembangannya. Kalau ada tahap-tahap perkembangan nantinya komunikasinya terbuka dan intens," kata Waketum PKB Jazilul Fawaid di warung pecel seberang TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (25/9/2022).

Jazilul menyebutkan tidak ada kesepakatan apa pun saat pertemuan antara Cak Imin dan Puan terjadi di TMP Kalibata pagi tadi. Pertemuan itu, menurut Jazilul, sekadar saling mempererat hubungan.

"Karena tadi tidak menghasilkan kesepakatan apa pun resmi ya secara politik, hanya membangun narasi kebersamaan," ujarnya.

Jazilul mengatakan hubungan Puan dan Cak Imin terjalin sangat baik. Jazilul kemudian mengungkapkan, bila PKB dan PDIP berkoalisi, presidential threshold sudah terlampaui.

"Itulah politik begitu, kecuali nanti waktunya tinggal dua minggu, tidak bisa kita bilang begini itu kan masih satu tahun," ungkapnya.

"Tentu langkah pertama itu cukup untuk maju menjadi capres. Nah, cukup untuk presidential threshold itu dulu. Selesai itu, baru tahap-tahap. Nah, kalau PDIP dengan PKB itu sudah lebih dari cukup kalau urusan itu. Nah sekarang bagaimana urusan selanjutnya membangun komunikasi siapa capresnya, bagaimana cara kerjanya, membangun visi kebersamaannya, memberikan pencerahan harapan kepada rakyat," imbuhnya.

Diketahui sebelumnya, Puan Maharani berbicara soal kemungkinan menjalin kerja sama di Pemilu 2024 setelah bertemu dengan Cak Imin. Puan mengatakan pertemuannya itu merupakan satu sinyal.

"Ya mungkin saja (koalisi), tidak ada yang tidak mungkin dalam politik. Jadi bisa ketemu begini saja sudah satu sinyal bahwa kemungkinan ke depannya mungkin saja dinamika-dinamika lain, ya kan gitu Cak Imin?" kata Puan di sekitar TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (25/9).

"Iya," sahut Cak Imin, yang berada di samping Puan.

Puan menyebutkan, setiap pertemuan membuka ruang komunikasi terkait kerja sama sekaligus menyatukan pandangan visi misi ke depan. Tergantung, menurutnya, bagaimana dinamika-dinamika politik ke depan.

"Jadi dinamika yang ada ke depan ini masih ada 1 tahun, saya rasa masih bisa terus terbangun terbuka bagaimana menyamakan visi misi dan cita-cita yang sama sehingga nantinya, ya namanya dinamika politik itu tidak ada yang mungkin tidak terbuka, yang pasti terbuka, pertemuan ini membuka ruang bagi kita berdua untuk bisa selalu berkomunikasi," kata Puan.

Simak Video: Puan Sudah Punya Incaran Cawapres, Ini Kriterianya

[Gambas:Video 20detik]




(whn/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT