ADVERTISEMENT

Tak Ada Lagi Isu Papua Disinggung Vanuatu Saat Bicara di Forum Dunia

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 24 Sep 2022 22:07 WIB
Sidang Majelis Umum PBB Sesi Khusus Darurat (Emergency Special Session), di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat, Rabu (2/3) waktu setempat. (Kanal YouTube United Nations)
Foto: Sidang Majelis Umum PBB Sesi Khusus Darurat (Emergency Special Session), di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat, Rabu (2/3) waktu setempat. (Kanal YouTube United Nations)
Jakarta -

Suasana berbeda terasa saat Republik Vanuatu menyampaikan pidatonya di Sidang Majelis Umum PBB ke-77 di New York, Amerika Serikat. Kini tidak ada lagi isu Papua yang disinggung dalam pidato Vanuatu.

Dalam sidang Majelis Umum dengan jatah Vanuatu berbicara digelar di Markas PBB, New York, AS, Jumat (23/9/2022). Pidato Vanuatu disampaikan langsung Presiden Nikenike Vurobaravu.

Dalam pidato yang diunggah di situs resmi PBB, Presiden Vanuatu tidak menyinggung isu Papua di Sesi Debat Umum PBB. Hal ini tentu diketahui berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Kritik Vanuatu ke Indonesia soal dugaan pelanggaran HAM di Papua diketahui sudah dilontarkan sejak 2016.

Lantas apa yang disampaikan Nikenike Vurobaravu di Sidang Majelis Umum PBB 2022 yang sama sekali tidak menyinggung isu Papua?

Dalam pidatonya, Nikenike Vurobaravu mengungkit negaranya yang mulai pulih secara perlahan dari pandemi COVID-19. Selain itu, Vanuatu juga menyinggung isu krisis iklim dan dia menyebut dunia membutuhkan aksi yang lebih ambisius untuk mengatasinya.

Lebih lanjut Vanuatu menyinggung bahaya nuklir terhadap manusia dan seluruh spesies bumi. Bahaya ini, katanya, diperparah dengan kondisi di Ukraina yang menimbulkan efek domino seperti menambah parah krisis pangan.

Simak halaman selanjutnya

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT