6 Penghadang Mobil Dinas Ditangkap, Walkot Cilegon: Kami Tak Pernah Melapor

ADVERTISEMENT

6 Penghadang Mobil Dinas Ditangkap, Walkot Cilegon: Kami Tak Pernah Melapor

M Iqbal - detikNews
Selasa, 06 Sep 2022 16:38 WIB
Wali Kota Cilegon Helldy Agustian
Wali Kota Cilegon (M Iqbal/detikcom)
Cilegon -

Polisi menangkap enam orang diduga sempat menghadang mobil dinas berjenis Toyota Camry Hybrid A-1-R. Wali Kota Cilegon Helldy Agustian mengaku tak mempermasalahkan penghadangan tersebut.

Mobil itu merupakan mobil dinas yang biasa dipakai Walkot Cilegon. Saat peristiwa penghadangan terjadi, Helldy mengaku sedang menuju lokasi salah satu acara di Jakarta untuk menerima penghargaan.

"Pertama, kami mengapresiasi langkah Polda Metro Jaya terkait respons cepat peristiwa kemarin itu. Mobil kami sebenarnya tidak disandera dan tidak ada kerusakan berarti. Kami tidak mempermasalahkan peristiwa kemarin," kata Helldy kepada wartawan, Selasa (6/9/2022).

Helldy mengatakan sama sekali tidak mempermasalahkan penghadangan mobil dinasnya saat melintas di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, tersebut. Menurutnya, peristiwa itu merupakan hal biasa lantaran kondisi saat ada demonstrasi.

"Memang kondisi kemarin kan lagi banyak yang demo. Kami sangat mengerti situasi itu. Makanya kami tidak melakukan tindakan apa pun karena mereka (pendemo) juga kan biasalah orasi begitu di depan mobil," kata dia.

Dia mengatakan tak pernah membuat laporan ke polisi soal penghadangan tersebut. Dia mengatakan mobilnya hanya lecet dan dirinya tak mempermasalahkan hal itu.

"Sekali lagi kami mengapresiasi pihak kepolisian. Kedua, kami tidak mempermasalahkan soal itu dan kami tidak membuat laporan, itu saja. Kemudian kami sangat memahami betul apa yang dirasakan masyarakat terhadap kenaikan BBM ini," ujarnya.

Dilihat detikcom, peristiwa mobil dinas Helldy dihadang itu viral di media sosial. Dalam video itu, tampak sejumlah orang menghadang mobil dinas pejabat berwarna hitam itu saat melintas di kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta. Terlihat sekitar dua orang menduduki dan merebahkan badan di kap mobil dinas pejabat tersebut.

Mereka menolak saat ditarik turun dari mobil dinas baru Toyota Camry Hybrid bernomor polisi A-1-R itu. Bahkan massa juga ada yang menarik pelat dinas berwarna merah mobil tersebut.

Terlihat di balik pelat dinas mobil itu ada pelat hitam dengan nopol A-1215-RD. Tampak sejumlah orang berusaha mencegah massa yang menghadang mobil pejabat tersebut.

Akhirnya mobil tersebut diperbolehkan melintas. Dua orang yang sempat rebahan di kap mobil pun sudah turun dari mobil tersebut.

Polisi kemudian mengusut peristiwa itu. Enam pelaku kemudian ditangkap polisi dan diperiksa.

"Saat ini masih kita periksa enam tersangka," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan kepada wartawan, Selasa (6/9).

Zulpan mengatakan keenam tersangka akan dijerat dengan pasal pengeroyokan dan perbuatan tidak menyenangkan.

"(Diperiksa) dengan konstruksi Pasal 170 juncto 406 juncto 335 KUHP," ujarnya.

Simak video 'Massa Aksi Demo BBM: Pemerintah Sedang Cari Dana Bayar Utang Negara':

[Gambas:Video 20detik]



(haf/haf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT