ADVERTISEMENT

Dishub DKI soal Wacana Pembagian Jam Ngantor: Positif Cegah Macet

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Senin, 29 Agu 2022 17:02 WIB
Sejumlah kendaraan mengantre di jalan MT Haryono, Jakarta, Rabu (13/7/2022). Kemacetan panjang kerap terjadi saat jam pulang kerja. Hal tersebut imbas proyek revitalisasi halte TransJakarta.
Ilustrasi Kemacetan Jakarta (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Wacana pembagian jam kerja kantor terus digodok. Wakil Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Chaidir mengatakan pembahasan intens terus dilakukan bersama Polda Metro Jaya, KemenPAN-RB, dan pihak lainnya.

"Belum, masih dibahas antara tim Kemenpan, Polda, dan sektor terkaitnya," kata Chaidir di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta, Senin (29/8/2022).

Chaidir menuturkan sejauh ini pembahasan bersama pemerintah pusat mengarah ke hal positif. Prinsipnya, menurut dia, upaya pengaturan jam ngantor ini diyakini mencegah terjadinya kemacetan.

Chaidir mengatakan, dalam kebijakan baru, akan diatur mengenai jam kerja hingga pembagian work from home (WFH) dan work from office (WFO). Yang jelas, kebijakan terbaru yang sedang digodok akan disesuaikan dengan aturan yang ditetapkan oleh KemenPAN-RB.

"Prinsipnya positif. Artinya, positif untuk melakukan pencegahan kemacetan dengan mengatur jam kerja seperti yang adanya WFH, kerja di kantor, itu udah dibagi persentasenya," jelasnya.

"Yang penting jumlah kerjanya itu sesuai dengan aturan, output-nya ada kemudian jam kerja yang diberlakukan oleh PermenPAN juga sama," sambungnya.

Kementerian-Pengusaha Disebut Telah Sepakat

Wacana pengaturan jam kerja kantor di DKI Jakarta terus digodok. Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman mengatakan ada respons positif untuk penerapan aturan jam kantor di Ibu Kota dalam rapat koordinasi dengan sejumlah pihak.

"Sudah kita lakukan rapat koordinasi bersama dari seluruh instansi terkait baik itu dari KemenPAN-RB, (Kementerian) Tenaga Kerja, Dinas Pendidikan, dari DPRD, dari Provinsi Jakarta dan beberapa asosiasi yang ada baik itu Apindo terus pengusaha-pengusaha angkutan sudah kita lakukan rapat dengan hasilnya mereka menyepakati," kata Latif di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (22/8).

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Saksikan juga 'Polisi Usul Atur Jam Kantor Cegah Macet, Wagub DKI Bilang Begini':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT