Polisi Dalami Dugaan Kelalaian Pesantren di Kasus Kematian Santri Tangerang

ADVERTISEMENT

Polisi Dalami Dugaan Kelalaian Pesantren di Kasus Kematian Santri Tangerang

Khairul Ma'arif - detikNews
Rabu, 17 Agu 2022 13:24 WIB
Kapolresta Tangerang Kombes Raden Romdhon Natakusumah
Foto: Kapolresta Tangerang Kombes Raden Romdhon Natakusumah (Khairul/detikcom)

Sebelumnya diketahui, BD (15) diduga tewas usai berkelahi sesama temannya. Saat dicek pihak kepolisian, BD sudah meninggal dunia di kamar jenazah RSUD Balaraja, Kabupaten Tangerang.

"Berdasarkan keterangan guru/pengasuh yang mengantar korban meninggal diduga karena berkelahi sesama santri," kata Kapolsek Cisoka AKP Nurohman saat dihubungi, Senin (8/8).

Nurohman menjelaskan keduanya berkelahi saling memegang leher sampai BD jatuh. Menurutnya, ketika jatuh itu masih bergumul dan terduga pelaku sempat memukul satu kali di bagian mata sebelah kiri korban.

Ia mengungkapkan perkelahian keduanya sempat dipisahkan kedua temannya yang melihat. Namun, setelah dipisahkan, terduga pelaku ke luar kamar, dan korban masih mengejek terduga pelaku.

"Pelaku balik lagi menghampiri si korban, korban ketika itu sedang pakai celana tertunduk gitu ditendang bagian muka sebelah kiri. Jatuh tertunduk, ketika tertunduk, korban ditendang lagi bagian belakang," tutur Nurohman.


(zap/zap)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT