ADVERTISEMENT

3 Kasus Megakorupsi yang Disebut Jokowi di Sidang Tahunan 2022

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Selasa, 16 Agu 2022 13:04 WIB
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memamerkan pemberantasan tiga kasus korupsi besar dalam pidato di Sidang Tahunan MPR tahun ini. Apa saja kasusnya?

Awalnya, Jokowi menegaskan bahwa perlindungan hukum hingga ekonomi untuk rakyat harus diperkuat. Selain itu, hak sipil juga mesti dijamin.

"Perlindungan hukum, sosial, politik, dan ekonomi untuk rakyat harus terus diperkuat. Pemenuhan hak sipil dan praktik demokrasi, hak politik perempuan dan kelompok marjinal, harus terus kita jamin. Hukum harus ditegakkan seadil-adilnya, tanpa pandang bulu," kata Jokowi dalam pidato di Sidang Tahunan MPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2022).

Selain itu, pemberantasan korupsi, kata Jokowi, terus menjadi prioritas utama pemerintah. Jokowi mengungkap kasus korupsi besar di Jiwasraya hingga Garuda berhasil dibongkar. Tiga kasus korupsi itu diketahui dibongkar oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

"Demikian juga dengan pemberantasan korupsi terus menjadi prioritas utama. Untuk itu, Polri, Kejaksaan, dan KPK terus bergerak. Korupsi besar di Jiwasraya, ASABRI, dan Garuda berhasil dibongkar, dan pembenahan total telah dimulai. Penyelamatan aset negara yang tertunda, seperti kasus BLBI terus dikejar, dan sudah menunjukkan hasil," jelasnya.

Kemudian, Jokowi menyinggung skor indeks persepsi korupsi dari Transparency International. Jokowi menyebut skor indeks korupsi naik dari tahun sebelumnya.

"Skor persepsi korupsi dari Transparency International juga naik dari 37 menjadi 38 di tahun 2021. Indeks Perilaku Antikorupsi dari BPS juga meningkat dari 3,88 ke 3,93 di tahun 2022," tutur Jokowi.

Dua dari tiga kasus korupsi yang disebutkan Jokowi termasuk kasus korupsi terbesar di Indonesia. Dirangkum detikcom, Selasa (16/8) berikut ini tiga kasus korupsi yang disebutkan Jokowi:

Baca halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT