Senyum Jokowi dan Tepuk Tangan Warnai Pidato Puan soal Dua Sayap Burung

ADVERTISEMENT

Senyum Jokowi dan Tepuk Tangan Warnai Pidato Puan soal Dua Sayap Burung

Matius Alfons - detikNews
Selasa, 16 Agu 2022 12:55 WIB
Presiden Jokowi (Tangkapan Layar)
Presiden Jokowi (tangkapan layar)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan senyum dan tepuk tangan saat Ketua DPR Puan Maharani berpidato di sidang tahunan 2022. Respons Jokowi itu terjadi ketika Puan menyinggung dua sayap dalam seekor burung.

Terkait dua sayap burung itu merupakan analogi Puan dalam mengibaratkan perempuan dan laki-laki. Keduanya bagai dua sayap dalam seekor burung.

"Menyertakan perempuan dalam setiap jabatan bukan sebagai kebijakan afirmatif, akan tetapi merupakan kesadaran atas penghargaan harkat dan martabat manusia. Perempuan Indonesia telah banyak aktif dan mengambil peran yang strategis di segala bidang: ekonomi, sosial, politik, lingkungan hidup, olahraga, ilmu pengetahuan, riset, dan lain sebagainya. Laki-laki dan perempuan adalah sebagai dua sayapnya seekor burung," kata Puan saat pidato di Gedung Kura-kura, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2022).

Puan menyebut laki-laki dan perempuan bagaikan dua sayap kuat yang jika putus salah satunya, maka burung itu tidak bisa terbang tinggi. Di saat itulah Jokowi melempar senyum, lalu Menkeu Sri Mulyani dan Menlu Retno Marsudi memberi tepuk tangan.

"Laki-laki dan perempuan adalah sebagai dua sayapnya seekor burung. Jika dua sayapnya sama kuatnya, maka terbanglah burung itu sampai ke puncak yang setinggi-tingginya. Jika patah satu daripada dua sayap itu, maka tak dapatlah terbang burung itu, sama sekali," ucap Puan disambut riuh tepuk tangan.

Lebih lanjut Puan juga bicara soal kesetaraan perempuan dengan laki-laki dalam hal harkat, martabat, dan kesejahteraan. Mendengar itu, Jokowi pun bertepuk tangan diikuti hadirin lainnya.

"Inilah semangat yang juga harus kita tanamkan bersama dalam membangun kehidupan demokrasi di Indonesia, di mana perempuan dan laki-laki dalam harkat, martabat, kemajuan, dan kesejahteraan yang sama," ujar dia.

(maa/eva)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT