Deretan Masalah KPK Simpan Sitaan Koruptor Sebelum Punya Rupbasan Sendiri

ADVERTISEMENT

Deretan Masalah KPK Simpan Sitaan Koruptor Sebelum Punya Rupbasan Sendiri

Farih Maulana Sidik - detikNews
Rabu, 10 Agu 2022 19:43 WIB
Rupbasan KPK
Rupbasan KPK (Farih/detikcom)

1 Unit Harley Sitaan KPK Mati Total

Dua tahun berselang yakni 2018, permasalahan soal kondisi barang sitaan KPK kembali mencuat. Ada salah satu dari 4 Harley-Davidson yang disita KPK dari mantan Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Abdul Latif rusak. Harley jenis V-Rod itu rusak karena lama tidak dikendarai.

"Kelamaan tidak dipakai terus bensin isi penuh, jadi mati total," ucap teknisi Harley Davidson, Hari Madya, di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Jakarta Barat dan Tangerang, Jalan Taman Makam Pahlawan Taruna, Kota Tangerang, Rabu (21/3/2018).

Hari menyarankan Harley itu dibawa ke bengkel karena ada beberapa bagian yang perlu diganti. Namun, keputusan tetap ada di tangan KPK nantinya.

Terlepas dari itu, 3 Harley lainnya, yaitu Fat Boy, Tri Glide, dan Street Bob, menurut Hari masih dalam kondisi prima. Hari menyebut Harley harus diservis rutin setiap 4 ribu km atau 6 bulan sekali. Biaya servis disebut Hari sekitar Rp 1,5 juta.

"Itu belum termasuk biaya ganti sparepart. Bisa lebih mahal lagi," ucap Hari.

Selain itu, ada motor gede (moge) lainnya yang disita, yaitu 1 unit BMW R nineT, 1 unit Ducati Streetfighter 848, 1 unit trail KTM Germany Saxony, dan 1 unit trail Husaberg TE300. Ada pula 8 unit mobil mewah--yang juga disita dari Bupati Latif--yaitu 2 unit Hummer H3, 1 unit Cadillac Escalade, 1 unit Toyota Vellfire, 1 unit Lexus LX 570, 1 unit Jeep Wrangler Call of Duty MW3, 1 unit BMW 640i, dan 1 unit Jeep Rubicon.

KPK Kini Punya Gedung Rupbasan

KPK meresmikan gedung Penyimpanan Benda Sitaan dan Barang Rampasan (Rupbasan). Lahan yang dipakai untuk membangun gedung ini hasil sitaan dari kasus korupsi mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin Imran.

"Dalam rangka pemulihan aset hasil tipikor secara optimal, efisien dan akuntabel KPK membutuhkan gedung fungsional untuk penyimpanan barang sitaan dan rampasan atas perkara tipikor yang ditangani KPK serta untuk penyimpanan arsip penindakan KPK. Pada tanggal 17 Oktober 2018 dilaksanakan penetapan status penggunaan atau PSP BLMN yang berasal dari barang rampasan oleh Ditjen Kekayaan Negara Kemenkeu yang merupakan perolehan barang rampasan dari almarhum Bapak Fuad Amin Imron," kata Sekjen KPK Cahya Harefa dalam acara peresmian gedung Rupbasan KPK, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (10/8/2022).

Pembangunan Rupbasan ini menghabiskan anggaran Rp 65 miliar dari rencana awal Rp 78 miliar. KPK akan menggunakan gedung ini sebagai tempat pemeliharaan dan pengamanan benda sitaan maupun rampasan dari penanganan tindak pidana korupsi.

Adapun spesifikasi gedung ini memiliki luas 7,831 meter dengan 180 slot parkir mekanik kendaraan roda 4, 120 slot kendaraan roda 2, 12 slot bus, serta ruang barang bukti dengan luas 588 M.


(fas/lir)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT