ADVERTISEMENT

Mendes Ungkap Data Desa Kunci Entaskan Kemiskinan di Rokan Hilir

Sukma Nur - detikNews
Selasa, 09 Agu 2022 19:54 WIB
Kemendes
Foto: Kemendes
Jakarta -

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menegaskan data desa jadi kunci penting dalam upaya menyalurkan pembangunan desa. Sebab, lanjutnya, dengan pemutakhiran data yang valid, berbagai program pengentasan kemiskinan di level desa akan dapat teratasi.

Gus Halim, sapaan akrab Abdul Halim Iskandar, menyampaikan kunci penting pengentasan kemiskinan di desa tersebut saat menerima audiensi dengan Bupati Rokan Hilir Afrizal Sintong beserta 150 Kepala Desa se-Kabupaten Rokan Hilir di Jakarta, Selasa (9/8).

"Kalau mau mengatasi kemiskinan di desa itu ya harus by data. Dan data kemiskinan itu harus valid. Jawaban atas pertanyaan tentang data itu agar jawabannya satu tunggal dan benar, maka jawabannya ada pada kepala desa. Tanyakan ke kepala desa, pasti jawabannya benar. Mengapa demikian? Karena data tersebut milik kepala Desa," kata Gus Halim dalam keterangan tertulis, Selasa (9/8/2022).

Gus Halim juga menerangkan selama ini banyak pihak, termasuk para perangkat desa, yang masih memandang remeh kemampuan stakeholder desa dalam menyelesaikan masalah.

"Situasi ini tidak bisa terus dibiarkan, apalagi dari tahun ke tahun performa desa dalam memanajemen Dana Desa maupun program kerja kian progresif," ungkapnya.

Gus Halim memproyeksikan sistem data yang terintegrasi dan ter-update setiap pekannya agar kepala desa mampu mengatasi kemiskinan berdasarkan fakta lapangan. Proyeksi data yang dilakukan setiap pekan bertujuan agar kepala desa dapat mengakses data tersebut dengan cepat.

"Kemendes sedang menyelesaikan sistem yang dapat memberikan ruang bagi kepala desa untuk menjawab dengan cepat dan tepat," jelas Gus Halim.

Dengan sistem yang dijelaskan oleh Gus Halim, pertanyaan perihal berapa data penduduk desa atau berapa data kemiskinan di desa tersebut dapat terjawab berdasarkan data dari seminggu yang lalu, bukan versi tiga tahun lalu.

"Saat ini pengumpulan data desa hampir rampung kita lakukan. Data-data inilah yang akan menjadi dasar berbagai aksi dalam mempercepat pembangunan desa demi kesejahteraan warga desa," imbuhnya.

Sementara Bupati Rokan Hilir Afrizal menyampaikan 18 kecamatan di wilayahnya memiliki potensi kekayaan alam yang begitu melimpah. Namun, roda perekonomian masyarakat Rokan Hilir mengalami penurunan yang drastis karena dihantam pandemi.

Oleh karena itu, Afrizal meminta solusi objektif kepada Mendes PDTT dalam mengentaskan masalah yang dihadapi Kabupaten Rokan Hilir.

"Dari 18 Kecamatan di Kabupaten Lokan Hilir ini merupakan penghasil minyak terbesar di Indonesia. Dulunya penghasil ikan terbesar nomor dua di dunia dan penghasil kelapa sawit terbesar di Indonesia. Sebab ada 42 pabrik kelapa sawit di Kabupaten kami pak Menteri. Namun, karena dihantam pandemi, jadi mengalami penurunan. Karena itu saya berharap ada dukungan pak Menteri mengatasi itu semua," tandas Afrizal.

Turut mendampingi Gus Halim dalam audiensi, di antaranya Dirjen PDP Sugito dan Kepala BPI Ivanovich Agusta.

Simak juga 'Sewindu UU Desa, Mendes Ingin Warga Desa Melek Data':

[Gambas:Video 20detik]



(fhs/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT