ADVERTISEMENT

Pemprov Ungkap Pertimbangan Anies Ubah RSUD Jadi Rumah Sehat untuk Jakarta

Nahda Rizki Utami - detikNews
Senin, 08 Agu 2022 14:13 WIB
Gubernur DKI Anies Baswedan mengubah 31 nama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) menjadi Rumah Sehat untuk Jakarta. Salah satunya RSUD Tarakan ini.
Rumah Sehat untuk Jakarta (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan sejumlah pertimbangan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengubah nama 31 RSUD menjadi Rumah Sehat untuk Jakarta. Pemprov menyebut nama Rumah Sehat untuk Jakarta telah lama disiapkan.

"Terkait penjenamaan Rumah Sehat untuk Jakarta sudah cukup lama disiapkan," kata Wakadinkes DKI Jakarta Ani Ruspitawati kepada wartawan, Senin (8/8/2022).

Ani menjelaskan, beberapa pertimbangan Anies menggunakan nama Rumah Sehat untuk Jakarta. Pertimbangan itu salah satunya untuk mengubah pola pikir masyarakat terhadap rumah sakit.

"Ada beberapa pertimbangan dalam penjenamaan rumah sehat untuk Jakarta yaitu merubah pola pikir masyarakat, bahwa datang ke rumah sakit bukan hanya ketika sakit tetapi juga untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas kesehatannya," jelas Ani.

Ani menyebut Rumah Sehat untuk Jakarta mengembangkan konsep layanan promotif dan preventif. Hal itu merupakan salah satu bagian dari pelayanan rumah sakit.

"Untuk itu, Rumah Sehat untuk Jakarta mengembangkan konsep layanan promotif preventif sebagai bagian dari layanan rumah sakit yang paripurna dan berkesinambungan," ujarnya.

Ani menjelaskan, perubahan logo rumah sakit umum se-Jakarta. Perubahan logo bertujuan mempersatukan identitas fasilitas kesehatan (faskes) DKI Jakarta.

"Selain itu, perubahan logo juga bertujuan sebagai kesatuan identitas bagi faskes milik DKI Jakarta sehingga jejaring layanan dapat lebih baik dan mampu memberikan akses yang luas kepada masyarakat," ujarnya.

Dia mengatakan perubahan nama Rumah Sehat untuk Jakarta merupakan momentum memberikan layanan kesehatan yang baik untuk masyarakat.

"Sebagai momentum bagi seluruh unsur dalam Rumah Sehat untuk Jakarta dalam memberikan layanan kesehatan yang berorientasi pada pasien dan mengembangkan hospitality dalam pelayanan hingga memberikan pengalaman yang baik bagi masyarakat," ucap Ani.

Sebagai informasi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengubah nama 31 RSUD menjadi Rumah Sehat untuk Jakarta. Kebijakan penjenamaan Anies ini lalu menuai pro-kontra.

Simak video 'Landasan Rumah Sakit di Jakarta Diganti Rumah Sehat':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT