ADVERTISEMENT

Apa Itu LPSK? Pengertian, Tugas dan Kewenangan LPSK

Widhia Arum Wibawana - detikNews
Kamis, 04 Agu 2022 15:17 WIB
Apa Itu LPSK? Pengertian, Tugas dan Fungsi LPSK
Apa Itu LPSK? Pengertian, Tugas dan Fungsi LPSK | Foto: (Dwi Rahmawati/detikcom)
Jakarta -

Apa itu LPSK? LPSK merupakan suatu lembaga yang memberikan perlindungan saksi dan korban dalam suatu kasus.

Simak informasi berikut ini untuk mengetahui lebih lanjut tentang LPSK.

Apa itu LPSK? Ini Pengertian LPSK

Kepanjangan dari organisasi LPSK adalah Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban. Pengertian LPSK dapat diketahui dengan merujuk pada Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2006 Tentang Perlindungan Saksi dan Korban, sebagai berikut.

LPSK singkatan dari Lembaga Perlindungan Saksi adalah adalah lembaga yang bertugas dan berwenang untuk memberikan perlindungan dan hak-hak lain kepada Saksi dan/atau Korban sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban.

Anggota LPSK adalah orang yang diangkat dan diberhentikan oleh Presiden dan dengan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang memiliki tugas dan tanggung jawab di bidang perlindungan saksi dan korban.

Apa Itu LPSK? Pengertian, Tugas dan Fungsi LPSKLogo LPSK | Foto: lpsk.go.id

Apa itu LPSK? Tugas dan Fungsi LPSK

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban atau LPSK tentunya memiliki tugas dan fungsi sendiri yang telah ditetapkan berdasarkan aturan perundang-undangan. Tugas dan fungsi LPSK adalah diatur dalam Peraturan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban Nomor 5 Tahun 2010 tentang Tugas dan Fungsi Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban, sebagai berikut.

Tugas LPSK adalah ruang lingkup yang menjadi tanggung jawab atau kewajiban dari masing-masing bidang di lingkungan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban.

Fungsi LPSK adalah aktifitas, program atau kegiatan yang dilakukan dalam rangka mengemban tugas dari masing-masing bidang di lingkungan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban.

Bidang LPSK adalah wadah dari kesatuan tugas dan fungsi yang terdapat di Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban.

Dalam menjalankan tugas dan fungsi LPSK sebagaimana dijelaskan di atas, LPSK melaksanakan beberapa hal antara lain:

  1. Merumuskan kebijakan di bidang Perlindungan Saksi dan Korban;
  2. Melaksanakan perlindungan terhadap Saksi dan Korban;
  3. Melaksanakan pemberian kompensasi, restitusi, dan bantuan kepada Saksi dan atau Korban;
  4. Melaksanakan diseminasi dan hubungan masyarakat;
  5. Melaksanakan kerjasama dengan instansi dan pendidikan pelatihan;
  6. Melaksanakan pengawasan, pelaporan, penelitian dan pengembangan;
  7. Melaksanakan tugas lain berkaitan dengan perlindungan Saksi dan Korban.

Selain itu, dalam menjalankan tugas dan fungsinya, LPSK memiliki struktur yang terdiri dari pimpinan, anggota dan sekretaris.

Apa itu LPSK? Mengenal Visi dan Misi LPSK

LPSK juga memiliki visi dan misi tersendiri. Berikut ini adalah visi dan misi LPSK, sebagaimana dilansir dari laman resmi LPSK.

Visi LPSK: "Terwujudnya perlindungan saksi dan korban dalam sistem peradilan pidana"

Visi tersebut memiliki makna bahwa LPSK yang diberikan mandat oleh undang-undang selaku focal point dalam pemberian perlindungan saksi dan korban harus dapat mewujudkan suatu kondisi dimana saksi dan korban benar-benar merasa terlindungi dan dapat mengungkap kasus dalam peradilan pidana.

Misi LPSK:

  1. Mewujudkan perlindungan dan pemenuhan hak-hak bagi saksi dan korban dalam peradilan pidana.
  2. Mewujudkan kelembagaan yang profesional dalam memberikan perlindungan dan pemenuhan hak-hak bagi saksi dan korban.
  3. Memperkuat landasan hukum dan kemampuan dalam pemenuhan hak-hak saksi dan korban.
  4. Mewujudkan dan mengembangkan jejaring dengan para pemangku kepentingan dalam rangka pemenuhan hak saksi dan korban.
  5. Mewujudkan kondisi yang kondusif serta partisipasi masyarakat dalam perlindungan saksi dan korban.

Apa itu LPSK? Berikut Kewenangan LPSK

Adapun kewenangan LPSK antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Meminta keterangan secara lisan dan /atau tertulis dari pemohon dan pihak lain yang terkait dengan permohonan.
  2. Menelaah keterangan, surat, dan/atau dokumen yang terkait untuk memperoleh kebenaran atas permohonan.
  3. Meminta salinan atau fotokopi surat dan/atau dokumen terkait yang dibutuhkan dari instansi manapun untuk memeriksa laporan pemohon sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
  4. Meminta informasi perkembangan kasus dari penegak hukum.
  5. Mengubah identitas terlindung sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
  6. Mengelola rumah aman.
  7. Memindahkan atau merelokasi terlindung ke tempat yang lebih aman.
  8. Melakukan pengamanan dan pengawalan.
  9. Melakukan pendampingan Saksi dan/atau Korban dalam proses peradilan.
  10. Melakukan penilaian ganti rugi dalam pemberian Restitusi dan Kompensasi.

Demikian penjelasan tentang apa itu LPSK. Kepanjangan LPSK adalah Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban. Semoga bermanfaat.

Simak juga 'Istri Irjen Sambo Kirim Pengacara dan Psikolog, LPSK Tegaskan Tak Bisa Diwakili':

[Gambas:Video 20detik]



(wia/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT