ADVERTISEMENT

Diperiksa KPK, Nowela Jelaskan soal Undangan Nyanyi dari Bupati Ricky

M Hanafi Aryan - detikNews
Jumat, 29 Jul 2022 15:29 WIB
Nowela Idol (Hanafi-detikcom)
Nowela 'Idol' (Hanafi/detikcom)
Jakarta -

Nowela Elisabet Auparay atau Nowela 'Idol' diperiksa KPK terkait kasus dugaan suap dengan tersangka Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak. Dia mengatakan dirinya pernah diundang tampil bernyanyi oleh Ricky Ham dalam salah satu acara.

"Iya betul. Jadi kebetulan memang saya pernah diundang menyanyi gitu, jadi dimintai keterangan terkait itu aja sih," kata Nowela di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (29/7/2022).

"Iya betul (soal aliran dana). (Jumlahnya) rahasia," lanjutnya.

Dia mengatakan kontrak untuk acara tersebut merupakan kesepakatan antara Ricky Ham dan manajernya. Namun, Nowela tetap dimintai keterangan karena namanya disebut dalam acara tersebut.

"Pokoknya itu profesional saya diundang nyanyi sih. Jadi kontraknya, sebenarnya sama manajer saya kontraknya cuma kebetulan karena nama saya yang diundang nyanyi jadi saya yang dimintai keterangan," ujar Nowela.

Nowela mengatakan acara terjadi digelar tahun lalu. Menurutnya, acara itu merupakan kegiatan Partai Demokrat.

"Tahun lalu. Acara itu sih, acara partai Demokrat," ucapnya.

Sebelumnya, KPK memanggil Nowela di kasus dugaan suap dan gratifikasi dengan tersangka Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak (RHP). Nowela dipanggil sebagai saksi.

"Tim Penyidik menjadwalkan pemanggilan saksi penyidikan perkara dugaan TPK berupa pemberian dan penerimaan suap serta gratifikasi terkait pelaksanaan berbagai proyek di Pemkab Mamberamo Tengah Provinsi, Papua untuk Tersangka RPH," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri.

Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak merupakan tersangka dalam kasus ini. Ricky Ham sendiri telah resmi masuk daftar pencarian orang (DPO) KPK. Ricky masuk DPO gara-gara kabur saat hendak dijemput paksa penyidik KPK.

"Salah satu pihak yang telah ditetapkan sebagai Tersangka dalam perkara dugaan TPK berupa pemberian dan penerimaan suap serta gratifikasi terkait pelaksanaan berbagai proyek di Pemkab Mamberamo Tengah Provinsi Papua, benar, KPK nyatakan, telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO)," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Senin (18/7).

Ali menjelaskan KPK juga telah mencecar sejumlah kerabat dekat Ricky Ham. Mereka ditanyai soal proses pelarian Ricky Ham ke Papua Nugini.

"Untuk mengungkap keberadaan Tersangka dimaksud, Tim Penyidik telah melakukan pemanggilan dan pemeriksaan kepada berbagai pihak di antaranya orang-orang terdekat Tersangka yang diduga turut membantu proses pelarian Tersangka," ujarnya.

"Saat ini tim masih menganalisis berbagai keterangan pihak dimaksud," lanjut Ali.

Simak Video 'Bupati Mamberamo Tengah Masuk DPO KPK':

[Gambas:Video 20detik]



(haf/haf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT