Mardani Maming Serahkan Diri ke KPK, ICW Singgung Pencarian Harun Masiku

ADVERTISEMENT

Mardani Maming Serahkan Diri ke KPK, ICW Singgung Pencarian Harun Masiku

Matius Alfons - detikNews
Jumat, 29 Jul 2022 08:37 WIB
DPO Harun Masiku.
DPO Harun Masiku. (Situs resmi KPK).
Jakarta -

Eks Bupati Tanah Bumbu sekaligus politikus PDI Perjuangan, Mardani H Maming, menyerahkan diri ke KPK usai dinyatakan sebagai buron dan kalah di praperadilan. Indonesia Corruption Watch (ICW) mengungkit lagi kegagalan KPK melakukan jemput paksa.

"Kegagalan KPK saat ingin menjemput paksa saudara Maming mestinya dijadikan momentum bagi Dewan Pengawas untuk mengevaluasi penindakan KPK," kata peneliti ICW Kurnia Ramadhana saat dihubungi, Kamis (28/7/2022).

Kurnia mengatakan keputusan Mardani Maming menyerahkan diri berarti bentuk kegagalan KPK dalam melakukan jemput paksa. Selain itu, menurutnya ini juga membuktikan kegagalan-kegagalan lain KPK seperti mencari buron Harun Masiku dan tersangka KPK lain Ricky Ham Pagawak yang merupakan Bupati Mamberamo Tengah.

Dia juga mengungkit soal hilangnya sejumlah barang bukti kasus suap pajak saat menggeledah kantor PT Jhonlin Baratama di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

"Sebab, bukan tidak mungkin, kegagalan demi kegagalan, mulai dari pencarian Harun Masiku, kaburnya Ricky Ham, dan menghilangnya barang bukti di Kalimantan Selatan terkait perkara suap pajak, justru karena adanya kebocoran informasi di internal lembaga antirasuah itu," ucapnya.

Atas dasar itu lah, Kurnia meminta agar Dewan Pengawas KPK mulai menegur KPK. Dia meminta agar Dewas KPK juga mulai mempertanyakan sikap KPK yang seakan-akan tidak ingin memproses Harun Masiku.

"Jadi, Dewan Pengawas jangan hanya bertindak sebagai penonton, namun harus aktif, misalnya memanggil Pimpinan KPK atau Deputi Penindakan KPK, bahkan tidak salah jika kemudian ditegur. Apalagi, salah satu persoalan yang selalu mencuat berkaitan dengan pencarian panjang buronan mantan caleg PDIP, Masiku," ujarnya.

"Bagaimana tidak, terhitung sejak pertama kali ditetapkan sebagai tersangka, praktis sudah hampir 1000 hari Masiku gagal diringkus. Ini kian membuktikan bahwa KPK, terutama jajaran pimpinan dan kedeputian penindakan, sedari awal memang tidak menginginkan Masiku diproses hukum," lanjut dia.

Mardani Maming Serahkan Diri ke KPK

Diberitakan sebelumnya, tersangka kasus dugaan suap pengurusan izin usaha pertambangan (IUP) Mardani H Maming mendatangi KPK. Mantan Bupati Tanah Bumbu ini menyerah setelah ditetapkan sebagai buron KPK.

Sebelumnya, Mardani Maming ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait pemberian izin usaha pertambangan di Tanah Bumbu saat menjabat bupati. Mardani disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU Pemberantasan Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

KPK lalu menahan Mardani selama 20 hari pertama. Politikus PDIP itu ditahan 20 hari terhitung hari ini 28 Juli 2022 sampai 16 Agustus 2022 di Rutan KPK pada Pomdam Jaya Guntur.

Simak Video '900 Hari Harun Masiku Hilang, Firli: Kita Komitmen Cari Sampai Kapanpun':

[Gambas:Video 20detik]



(maa/jbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT