Cerita Pengusaha Suvenir Disekap dan Duit Miliaran Dipakai Beli Narkoba

ADVERTISEMENT

Cerita Pengusaha Suvenir Disekap dan Duit Miliaran Dipakai Beli Narkoba

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 21 Jul 2022 07:59 WIB
Polisi menangkap para pelaku yang menyekap dan merampok pengusaha suvenir di Jakpus.
Polisi menangkap para pelaku yang menyekap dan merampok pengusaha suvenir di Jakpus. (Anggi Muliawati/detikcom)

Pelaku Gunakan Hasil Kejahatan Beli Narkoba-Emas

Dalam pemeriksaan di kantor polisi, para pelaku mengaku telah menghabiskan uang korban dan membagi-baginya. Duit Rp 1,1 miliar milik korban digunakan para pelaku untuk membeli emas hingga narkoba.

"Iya (dibelikan), tentunya narkoba itu yang paling utama bagi mereka kan, yang digunakan untuk membeli narkoba," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Gunaro, saat konferensi pers di kantornya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (20/7).

Pare pelaku juga mempergunakan uang hasil kejahatan untuk membeli barang-barang. Empat pelaku yang ditangkap adalah AL (32), JR (38), ZS (30), dan FO (32).

"Kemudian dari beberapa orang ini juga ada yang beli emas, ada yang beli handphone seperti itu," sambungnya.

Positif Narkoba

Polisi melakukan tes urine terhadap para pelaku. Tiga orang di antaranya positif narkoba.

"Positif (narkoba) dari handphone yang bersangkutan kita juga sudah melihat, kita bisa menyimpulkan mereka ini adalah intens, pengguna yang mungkin sangat aktif," kata Gunarto.

Para pelaku yang positif menggunakan narkoba berinisial JR (38), ZS (30), dan FO (32). Sedangkan AL (37) masih dalam penyelidikan.

Gunarto mengatakan para pelaku tinggal di Kampung Boncos, Palmerah, Jakarta Barat. Di mana wilayah tersebut merupakan tempat peredaran narkoba.

"Kebetulan mereka kenalnya di kampung narkoba, ini menjadi PR kita juga nanti, Pak Wakasat sudah mendalami juga sudah koordinasi juga dengan Satnarkoba Polres, mengirimkan data-data Ini juga ke Satnarkoba Polres, dari hasil penyelidikan kita," katanya.


(mea/mea)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT