Sebelum Sekap Pengusaha di Jakpus, Pelaku Pakai Sabu dari Kampung Boncos

ADVERTISEMENT

Sebelum Sekap Pengusaha di Jakpus, Pelaku Pakai Sabu dari Kampung Boncos

Anggi Muliawati - detikNews
Rabu, 20 Jul 2022 16:07 WIB
Polisi menangkap 4 pelaku penyekapan pengusaha suvenir di Jakarta Pusat.
Polisi menangkap 4 pelaku penyekapan pengusaha suvenir di Jakarta Pusat. (Anggi Muliawati/detikcom)
Jakarta -

Komplotan pelaku penyekapan dan perampokan pengusaha suvenir berinisial AD di Menteng, Jakarta Pusat, ditangkap polisi. Dari hasil pemeriksaan, para pelaku mengaku mengonsumsi sabu terlebih dahulu di Kampung Boncos, Jakarta Barat.

"Positif (narkoba) dari handphone yang bersangkutan kita juga sudah melihat, kita bisa menyimpulkan mereka ini adalah intens, pengguna yang mungkin sangat aktif," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Gunarto dalam konferensi pers, Rabu (20/7/2022).

Para pelaku yang positif menggunakan narkoba berinisial JR (38), ZS (30), dan FO (32). Sedangkan AL (37) masih dalam penyelidikan.

Gunarto mengatakan para pelaku tinggal di Kampung Boncos, Palmerah, Jakarta Barat. Di mana wilayah tersebut merupakan tempat peredaran narkoba.

"Kebetulan mereka kenalnya di kampung narkoba, ini menjadi PR kita juga nanti, Pak Wakasat sudah mendalami juga sudah koordinasi juga dengan Satnarkoba Polres, mengirimkan data-data Ini juga ke Satnarkoba Polres, dari hasil penyelidikan kita," katanya.

Gunarto mengatakan, sebelum melancarkan aksinya, para pelaku sempat mengkonsumsi narkoba terlebih dahulu. Dia menyebut para pelaku telah menggunakan narkoba selama 7 tahun.

"Sebelum mereka melakukan aksi ini, kejahatan ini, mereka konsumsi narkoba. Namun kita tidak menemukan untuk sisa barang buktinya atau seperti apa kita tidak menemukan, namun dari pengakuan, sebelum melakukan aksi ini mereka mengkonsumsi narkoba jenis sabu," katanya.

Sebelumnya, seorang pengusaha suvenir AD (37)menjadi korban penyekapan sekelompok orang di sebuah apartemen wilayah Menteng, Jakarta Pusat. Para pelaku juga memukuli dan merampas harta korban.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (3/7) sekitar pukul 00.10 WIB. Kejadian berawal ketika korban dan para pelaku berkenalan melalui aplikasi chatting.

"Kejadian Minggu (3/7) dini hari. Korban inisial AD melakukan perkenalan dengan para pelaku tersebut di salah satu aplikasi perkenalan yang ada di medsos," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Gunarto dalam konferensi pers, Rabu (20/7).

Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian ATM, HP, kartu kredit dan sejumlah luka di tubuh. Gunarto mengatakan pelaku menguras uang ATM korban kurang lebih Rp 1,1 miliar.

"Atas kejadian ini korban mengalami kerugian di mana, selama proses dilakukan penyekapan tadi itu, ATM ataupun kartu kredit dari pada korban itu sudah di kuras, kurang lebih Rp 1,1 miliar," katanya.

Simak juga 'Detik-detik Rampok Sekap Karyawan Disdik Kabupaten Tasikmalaya':

[Gambas:Video 20detik]

(mea/mea)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT