Urusan Ubah Nama Jalan Digas Terus Meski DPRD DKI Hendak Bikin Pansus

ADVERTISEMENT

Urusan Ubah Nama Jalan Digas Terus Meski DPRD DKI Hendak Bikin Pansus

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 20 Jul 2022 05:30 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan perubahan 22 nama jalan di wilayah Jakarta. Nama-nama jalan itu diambil dari nama tokoh-tokoh Betawi.
Anies Baswedan menunjukkan salah satu nama jalan baru di DKI Jakarta. (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

DPRD DKI Jakarta mau membentuk panitia khusus (pansus) terkait pergantian nama jalan usai muncul polemik di tengah masyarakat. Meski demikian, Pemprov DKI akan tetap melanjutkan perubahan nama jalan tahap dua.

Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono mengaku pihaknya menerima banyak keluhan terkait kebijakan perubahan sejumlah nama jalan dari warga. Sebab, perubahan itu berimbas pada pengurusan dokumen mulai dari Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Induk Anak (KIA), dan Kartu Keluarga (KK) maupun dokumen kependudukan lainnya.

Karena itu, usulan pembentukan pansus tersebut bakal direkomendasikan kepada Pimpinan dewan.

"Ini kan baru tahap awal pergantian nama jalan tersebut. Tahap berikutnya katanya akan ada banyak nama jalan yang akan diganti," jelasnya.

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono juga mendukung pembentukan pansus tersebut. Menurutnya kebijakan itu justru merepotkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

"Kita harus cari tau dulu pangkalnya. Dukcapil ini hanya akibat, itu persoalannya. Makanya tidak tuntas persoalan, jadi persoalan ini yang bisa menuntaskan hanya pansus kalau nggak pansus nggak tuntas," tegasnya.

Kepala Dinas Dukcapil Provinsi DKI Jakarta Budi Awaludin menyampaikan secara proaktif pihaknya telah melakukan layanan jemput bola sebagai bentuk progres penyesuaian dokumen kependudukan bagi warga yang mengalami pergantian nama jalan di Jakarta.

Wagub Harap Tak Berujung Pansus

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memandang banyak cara lain untuk menyelesaikan polemik itu selain membentuk pansus. Meski begitu, Riza mengatakan pembentukan pansus DPRD DKI Jakarta menjadi kewenangan anggota Dewan. Dia berharap polemik pergantian nama jalan itu bisa dibahas melalui diskusi.

"Tidak selalu harus berujung pada pansus. Banyak cara kita untuk dapat menyelesaikan masalah. Kami berharap setiap ada perbedaan pendapat eksekutif dengan Dewan bisa dibahas dan didiskusikan bersama," kata Riza kepada wartawan, Jumat (15/7/2022).

Politikus Gerindra itu menekankan perubahan nama jalan menjadi nama-nama tokoh Betawi dilakukan untuk kepentingan bersama. Dia mengatakan pergantian nama jalan bukan hanya untuk pemerintah semata.

"Setiap kebijakan yang dibuat Pemprov untuk kepentingan masyarakat banyak, bukan untuk kepentingan Pemprov," ujarnya.

Simak Video: Anies Ganti Nama Jalan di Jakarta: Ini Tak Selesai di Sini

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT