Sebar Doktrin Khilafah, Khilafatul Muslimin Klaim Tak Anti-Pancasila

ADVERTISEMENT

Sebar Doktrin Khilafah, Khilafatul Muslimin Klaim Tak Anti-Pancasila

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Senin, 18 Jul 2022 16:00 WIB
Khilafatul Muslimin disebut bertentangan dengan pemerintahan dan ideologi negara karena sebarkan khilafah. Khilafatul Muslimin mengklaim tak anti-Pancasila. (Rizky AM/detikcom)
Khilafatul Muslimin disebut bertentangan dengan pemerintahan dan ideologi negara karena sebarkan khilafah. Khilafatul Muslimin mengklaim tak anti-Pancasila. (Rizky AM/detikcom)

Dia ditetapkan sebagai tersangka kasus penyebaran berita bohong dan melanggar UU Ormas. Dia dijerat dengan Pasal 59 ayat 4 juncto Pasal 82 ayat 2 UU RI Nomor 16 Tahun 2017 tentang Ormas dan Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 dan/atau Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

Polisi menyebut Abdul sempat mengaku bahwa dirinya pro-NKRI dan Pancasila. Selain itu, Khilafatul Muslimin tidak terdaftar di Kemenkumham. Namun Khilafatul Muslimin memiliki yayasan.

"Kemudian, apa yang disampaikan pemimpin tertinggi atau pemimpin wilayah di media bahwa selama ini dia mendukung pancasila NKRI, dalam faktanya hasil penyelidikan kami dan penyidikan kami justru ini kontradiktif justru bertentangan dengan Pancasila," ujar Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (7/6).

Polri menegaskan kegiatan Khilafatul Muslimin murni melawan hukum. Selain soal penyebaran paham khilafah lewat kegiatan konvoi, Khilafatul Muslimin ingin mengganti Pancasila dengan sistem tersebut.

"Kelompok ini tawarkan khilafah sebagai pengganti Pancasila. Hal ini bertentangan dengan UU Dasar 1945," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Zulpan di kantornya, Jakarta, Selasa (7/6).

Dalam kasus ini, polisi telah menangkap 23 orang yang ditangkap di daerah berbeda.

"Sampai saat ini Polri sudah melakukan penangkapan terhadap 23 tersangka dengan rincian Polda Jateng enam tersangka, Polda Lampung lima tersangka, Polda Jabar lima tersangka, Polda Jatim satu tersangka, dan Polda Metro Jaya enam tersangka. Sekali lagi, jumlah total yang diamankan terkait Khilafatul Muslimin sebanyak 23 tersangka," kata Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Selasa (14/6).


(jbr/fjp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT