ADVERTISEMENT

Keluh Kesah Warga Kembangan Lelah Kebanjiran: Setahun 4 Kali Banjir

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Minggu, 17 Jul 2022 10:12 WIB
Banjir di Kembangan Utara (Wilda Hayatun Nufus/detikcom)
Banjir di Kembangan Utara (Wilda Hayatun Nufus/detikcom)
Jakarta -

Warga di permukiman padat penduduk di Kembangan Utara, Jakarta Barat, mengeluh karena daerah rumahnya sering kebanjiran. Warga menyebut di tahun ini saja sudah empat kali rumahnya kebanjiran.

"Bukan setahun, sebulan, 4 kalian, puasa, takbiran, habis Lebaran, banjir. Capek pikiran, capek tenaga," kata Sum (51) di rumahnya di RT 7 RW 1 Kembangan Utara, Jakarta Barat, Minggu (17/7/2022).

Sum menyebut saat ini per pukul 09.28 WIB, rumahnya masih terendam banjir 50 cm. Sebelumnya, kata Sum, pada Sabtu (16/7) malam, sekitar pukul 00.30 WIB air sempat mencapai 1 meter lebih.

"00.30 WIB malam, Sabtu, pagi ini abis subuh lah baru surut, air datang semeter lebihan," ujar Sum.

Sum mengaku sempat membawa keluarganya untuk mengungsi karena tinggi air pada Sabtu malam kemarin masih tinggi. Sum mengungsi di musala yang berada tak jauh dari rumahnya.

"Saya ngungsi di musala, saya kepenginnya tidak banjir terus, itu katanya pinggir itu kali dibuka, minta ditutup biar tidak banjir mulu," katanya.

Hal yang sama diutarakan oleh warga lainnya, Kamaludin (49). Kamaludin menyebut air mulai datang ke rumahnya pukul 23.00 WIB pada Jumat (15/7). Ketinggian air kemudian makin tinggi hingga mencapai 1 meter.

"Pertama (air) datang sedada, 100 cm, saya ngungsi di RPTRA," kata Kamaludin.

Kamaludin beserta keluarga sempat mengungsi ke RPTRA. Namun pagi ini dia sudah kembali ke rumahnya karena ketinggian air sudah menurun. Per pukul 09.28 WIB tinggi air di rumahnya mencapai 50 cm.

"(Air mulai surut) jam 02.00 WIB pagi tadi, jadi 50 cm saya ngungsi," kata Kamaludin.

Kamaludin menyebut sudah tinggal selama 12 tahun di Kembangan Utara tapi tidak ada perubahan terkait penanggulangan banjir. Menurut Kamaludin, banjir ini terparah terjadi dalam 3 tahun terakhir.

"Sudah lama sih, sudah semenjak saya di sini sudah 12 tahun tetap saja tidak ada perubahan, saya tidak ngerti," kata Kamaludin.

"Ada yang lebih parah lagi dulu, cuman 3 tahun terakhir yang lebih parah ini," katanya.

Kamaludin berharap pemerintah segera menangani banjir di wilayah Kembangan Utara ini. Kamaluding mengatakan banjir di lingkungannya ini sudah terjadi 4 kali di tahun ini.

"Harapan saya cepat ditangani lah, ini kan yang sengsara kan masyarakat juga. Yang namanya tiap tahun banjir kan sampai 3 kali, kalau cuman sekali setahun tidak apa-apa, sampai 3 kali, 4 kali setahun," ungkapnya.

Kamaludin merasa lelah karena rumahnya sering kali jadi langganan banjir. Dia mengaku banjir ini tidak hanya menguras tenaga, tapi juga pikiran.

"Yang namanya banjir kan capek segalanya, pikiran, ada barang-barang yang kasur ya kan untuk beli yang lainnya kan kasur," ungkap Kamaludin.

Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Sabtu (16/7) membuat sebagian wilayah tergenang banjir. Hingga pagi ini banjir menggenangi pemukiman padat penduduk di Jalan Kembangan Utara, Jakarta Barat. Tinggi air kini mencapai 50 cm.

Pantauan detikcom di RT 7 RW 11 Jalan Kembangan Utara, Jakarta Barat, pukul 08.27 WIB, tinggi air mencapai 50 cm. Warga terlihat membersihkan rumah dari genangan air.

Lihat juga video 'Banjir Merendam Kampung Melayu Jaktim, Ketinggian Masih 50 Cm':

[Gambas:Video 20detik]

(whn/ygs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT