Sempat Banjir 1 Meter, Tinggi Air di Kembangan Utara Jakbar Kini 50 Cm

ADVERTISEMENT

Sempat Banjir 1 Meter, Tinggi Air di Kembangan Utara Jakbar Kini 50 Cm

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Minggu, 17 Jul 2022 09:07 WIB
Banjir di Kembangan Utara (Wilda Hayatun Nufus/detikcom)
Foto: Banjir di Kembangan Utara (Wilda Hayatun Nufus/detikcom)
Jakarta -

Banjir masih menggenangi pemukiman padat penduduk di Jalan Kembangan Utara, Jakarta Barat. Tinggi air kini mencapai 50 cm.

Pantauan detikcom di RT 7/RW 11 Jalan Kembangan Utara, Jakarta Barat, pukul 08.27 WIB, tinggi air mencapai 50 cm. Warga terlihat membersihkan rumah dari genangan air.

Salah seorang warga, Kamaludin menyebut air datang sejak Jumat (15/7/) malam kemarin sekitar pukul 22.30 WIB. Air datang cepat dengan ketinggian 100 cm.

"Jam 22.30 malam, Jumat. Pertama datang (air) se-dada, 100 cm," kata Kamaludin (49) di lokasi.

Kamal beserta keluarga sempat pergi mengungsi ke RPTRA Kembangan Utara. Namun, saat ini, Kamal sudah kembali ke rumahnya.

"Saya ngungsi di RPTRA," kata Kamaludin.

Banjir di Kembangan Utara (Wilda Hayatun Nufus/detikcom)Foto: Banjir di Kembangan Utara (Wilda Hayatun Nufus/detikcom)

Kamal menyebut air mulai surut pukul 02.00 dini hari tadi. Tinggi air masih 50 cm.

"Jam 02.00 WIB pagi tadi, jadi 50 cm," kata Kamaludin.

Kamaludin menyebut dirinya sudah tinggal selama 12 tahun di Kembangan Utara tapi tidak ada perubahan terkait penanggulangan banjir. Menurut Kamaludin, banjir ini terparah sejak 3 tahun terakhir.

"Sudah lama sih, sudah semenjak saya di sini sudah 12 tahun tetap saja tidak ada perubahan, saya tidak ngerti," kata Kamaludin.

"Ada yang lebih parah lagi dulu, cuman 3 tahun terakhir yang lebih parah ini," katanya.

Kamaludin berharap pemerintah segera menangani banjir di wilayah Kembangan Utara ini. Kata Kamaludin, dia sudah lelah rumahnya seringkali langganan banjir.

"Harapan saya cepat ditanganin lah, ini kan yang sengsara kan masyarakat juga, yang namanya tiap tahun banjirkan sampai 3 kali, kalau cuman sekali setahun tidak apa-apa, sampai 3 kali 4 kali setahun," ungkapnya.

Kamaludin mengungkap banjir ini bukan hanya menguras tenaga namun juga pikiran. Kata Kamaludin, uang yang seharusnya dipakai untuk kebutuhan lain, kini terpaksa harus digunakan untuk membeli perabotan rumah yang terendam banjir.

"Yang namanya banjir kan capek segalanya, pikiran, ada barang-barang yang kasur ya kan untuk beli yang lainnya kan kasur," ungkap Kamaludin.

Simak video 'Banjir Merendam Kampung Melayu Jaktim, Ketinggian Masih 50 Cm':

[Gambas:Video 20detik]



(whn/isa)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT