ADVERTISEMENT

detikcom Do Your Magic

Usai Mati 3 Hari, Air PAM di Depok Ini Mulai Mengalir tapi Belum Normal

Mulia Budi - detikNews
Jumat, 15 Jul 2022 18:39 WIB
Air PAM di Kompleks Marinir, Pancoran Mas, Depok, belum bening. 15 Juli 2022. (Mulia Budi/detikcom)
Air PAM di Kompleks Marinir, Pancoranmas, Depok, belum bening. 15 Juli 2022. (Mulia Budi/detikcom)
Depok -

Air PAM di wilayah Kompleks Marinir, Pancoranmas, Depok, Jawa Barat, mati selama tiga hari kemarin. Warga mengungkapkan air itu kini mulai mengalir namun belum normal.

"Airnya sudah nyala tapi butek (keruh), item, (ngalirnya) gede. Awalnya kecil. Kalau waktu kecil malah justru bening, tapi begitu udah deres, udah gede, hasilnya hitam, butek banget, nggak bisa dipakai. Mau mandi nggak tega deh, apalagi punya balita," kata warga RT 04 Kompleks Marinir, Depok, Utari, saat ditemui di rumahnya, Jumat (15/7/2022).

Utari mengatakan air PAM di rumahnya mulai mengalir sejak semalam. Menurutnya, kondisi air itu dalam keadaan bersih dan bening, kemudian berangsur keruh.

"Semalam nyala kecil, tapi airnya bening, begitu pagi nyalain, gede, tapi hasilnya butek, kurang lebih jam 10.00 WIB deresnya itu," ujarnya.

Air PAM di Kompleks Marinir, Pancoran Mas, Depok, belum bening. 15 Juli 2022. (Mulia Budi/detikcom)Air PAM di Kompleks Marinir, Pancoranmas, Depok, belum bening. 15 Juli 2022. (Mulia Budi/detikcom)

Berbeda dengan Utari, warga lainnya bernama Yola mengatakan air PAM di rumahnya sudah mengalir dalam keadaan tidak keruh. Dia menyebut air itu masih mengalir dalam intensitas yang kecil.

"Sudah nyala, belum (normal), masih kecil (alirannya). Kecil sih ke wastafel, kecil, nggak seperti biasa, suka kenceng ya airnya," kata Yola.

Yola mengaku harus menumpang ke rumah ketua RW setempat untuk mendapatkan air bersih. Hal itu dilakukannya saat air PAM masih mati tiga hari terakhir.

"Saya kemarin dua hari wudu ke sana rumah Pak RW, Pak RW nggak ada, saya wudu di situ, anak-anak semua," ujarnya.

Warga Kompleks Marinir, Pancoranmas Depok mengantre air bersih dari tangki gegera gangguan air PAM, Kamis (14/7/2022).Warga Kompleks Marinir, Pancoranmas, Depok, mengantre air bersih dari tangki gegara gangguan air PAM, Kamis (14/7/2022). (Femi/detikcom)

Kemudian, warga lainnya dari RT 03 bernama Santi mengatakan air PAM di rumahnya baru mulai mengalir pagi tadi. Menurutnya, kondisi air di kediamannya sudah berangsur menuju normal.

"Baru nyala tadi pagi, sekitar jam 07.00 WIB udah nyala sih, tapi tiga hari kemarin mati. Itu mati total, nggak nyala sama sekali," kata Santi.

Santi mengatakan air PAM itu dalam keadaan keruh saat pertama kali mengalir. Dia mengaku harus menguras penampungan airnya lebih dulu hingga air itu dalam keadaan bersih.

"Kondisi airnya back to normal sih, tapi nggak terlalu besar (mengalirnya). Cuma air pertama agak kotor, tapi udah dikuras, (sekarang) udah bening, udah normal, udah nggak bau, udah nggak berwarna," ujarnya.

Dia berharap air PAM di Kompleks Marinir tidak lagi mati. Menurutnya, warga sangat kesulitan saat air PAM tidak mengalir.

"Harapannya, jangan mati-mati lagi. Soalnya, kan air ya kebutuhan utama, kebutuhan utama itu repot banget," ujarnya.

Warga Kompleks Marinir, Pancoranmas Depok mengantre air bersih dari tangki gegera gangguan air PAM, Kamis (14/7/2022).Warga Kompleks Marinir, Pancoranmas, Depok, mengantre air bersih dari tangki gegara gangguan air PAM, Kamis (14/7/2022). (Femi/detikcom)

Sebelumnya, warga di Kompleks Marinir Pancoranmas, Depok, Jawa Barat, mengeluhkan air PDAM yang tiga hari tidak mengalir di wilayahnya. PT Tirta Asasta Depok selaku perusahaan air minum Pemkot Depok mengatakan penyebab masalah itu adalah pipa bocor di Jl Dewi Sartika.

Direktur Operasional PT Tirta Asasta Depok, Sudirman menyebut pipa bocor karena terkena alat berat. Ternyata bukan hanya di Kelurahan Pancoranmas saja, penyaluran air terhambat di beberapa wilayah berikut:
- Kelurahan Beji
- Kelurahan Depok Jaya
- Kelurahan Pancoranmas
- Kelurahan Rangkapan Jaya
- Kelurahan Rangkapan Jaya Baru
- Kelurahan Mampang
- Kelurahan Tanah Baru
- Kelurahan Sawangan Baru
- Kelurahan Beji Timur
- Rawageni (Kelurahan Ratujaya -red) dan sekitarnya.

"Pipa terkena alat berat bore pile yang sedang melakukan proyek penggalian untuk keperluan pembangunan underpass. Kebocoran pipa tersebut membuat pasokan air bersih yang didistribusikan melalui pipa terbuang ke badan jalan. Pasokan ke konsumen pun terganggu," papar Sudirman dalam keterangan yang diterima detikcom, tadi.

Saat ini, lanjut Sudirman, pihaknya masih menerjunkan petugas ke lokasi. Dua titik kebocoran di Jl Dewi Sartika mulai diperbaiki.

(dnu/dnu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT