Rumah Masih Terhalang Tembok SMKN 69, Warga Nantikan Keputusan Disdik DKI

ADVERTISEMENT

detikcom Do Your Magic

Rumah Masih Terhalang Tembok SMKN 69, Warga Nantikan Keputusan Disdik DKI

Mulia Budi - detikNews
Selasa, 12 Jul 2022 18:44 WIB
Tembok SMKN 69 Jaktim yang halangi akses rumah warga. 19 April 2022. (Mulia Budi/detikcom)
Tembok SMKN 69 Jaktim yang menghalangi akses rumah warga, 19 April 2022. (Mulia Budi/detikcom)
Jakarta -

Rumah warga di sekitar SMKN 69 Jakarta masih terhalang tembok sekolah tersebut. Warga masih menantikan keputusan atas permohonan akses jalan di lahan SMKN 69 Jakarta.

Pertemuan pembahasan permohonan warga atas akses jalan di lahan SMKN 69 sebelumnya telah digelar di gedung Dinas Pendidikan DKI pada Jumat (1/7/2022) lalu. Pertemuan itu dihadiri oleh Wakadisdik DKI, Purwosusilo, pihak SMKN 69, serta perwakilan warga, namun sudah 11 hari berlalu belum ada keputusan atas pertemuan tersebut.

"Sampai saat ini belum ada progress sama sekali, lurah pun sepengetahuan saya belum cek lokasi," kata salah satu warga yang akses rumahnya terhalang tembok SMKN 69, Bresman Marboen kepada detikcom, Selasa (12/7).

Bresman mengatakan warga di Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, RT 11 RW 007, di belakang tembok SMKN 69 Jakarta akan mencoba tetap bersabar. Dia menyayangkan belum adanya keputusan dari Dinas Pendidikan (Disdik) atas permohonan warga tersebut.

"Kami coba bersabar menanti berita dari Disdik," tuturnya.

Bresman menilai pertemuan tersebut sebagai hal positif karena aspirasi dari warga telah didengar. Dia mengatakan warga bakal menghubungi pihak Disdik DKI untuk memantau kelanjutan hasil keputusan dari pertemuan awal bulan lalu tersebut.

Warga belakang tembok SMKN 69 Jakarta, usai rapat bersama Dinas Pendidikan DKI dan pihak sekolah SMKN 69 Jakarta, 1 Juli 2022. (Mulia Budi/detikcom)Warga belakang tembok SMKN 69 Jakarta, seusai rapat bersama Dinas Pendidikan DKI dan pihak sekolah, 1 Juli 2022. (Mulia Budi/detikcom)

"Menurut kami, pertemuan itu bernilai positif untuk mengabulkan permohonan warga agar diberikan jalan oleh Disdik, yang mana akses jalan warga telah ditutup sejak 2019," ujarnya.

"Kami warga sepakat setelah 2 minggu, kami akan coba menghubungi Disdik," imbuhnya.

Permukiman di sebalik tembok SMKN 69, Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, RT11/RW7, 21 April 2022. (Annisa Rizky Fadhila/detikcom)Permukiman di sebalik tembok SMKN 69, Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, RT 11 RW 7, 21 April 2022. (Annisa Rizky Fadhila/detikcom)

detikcom Do Your Magic sudah menghubungi Kepala Bidang Humas Dinas Pendidikan DKI Taga Radja Gah terkait kelanjutan hasil keputusan pembahasan permohonan akses jalan warga seusai pertemuan Jumat (1/7) lalu. Namun pesan singkat belum berbalas dan panggilan telepon belum dijawab hingga berita ini ditulis.

Warga tinggal di sekitar Jl Swadaya Rawabadung, yakni di Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, RT 11 RW 007, di belakang tembok SMKN 69 Jakarta. Tembok itu mulai dibangun pada 2019, namun kemudian menutup sempurna di depan rumah seorang warga bernama Bresman Marboen pada 14 April lalu.

Lihat juga video 'Sekolah Tatap Muka Dimulai, Tapi Akses Jalan ke SD Ini Terhalang Benteng':

[Gambas:Video 20detik]



(dnu/dnu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT