ADVERTISEMENT

detikcom Do Your Magic

Disdik DKI dan Warga Bahas Akses Rumah yang Terhalang Tembok SMKN 69

Mulia Budi - detikNews
Jumat, 01 Jul 2022 15:38 WIB
Dinas Pendidikan (Disdik DKI) Jakarta. (Mulia Budi/detikcom)
Dinas Pendidikan (Disdik DKI) Jakarta (Mulia Budi/detikcom)
Jakarta -

Solusi atas permasalahan akses rumah warga yang terhalang tembok SMKN 69 Jakarta masih terus dicari. Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta menggelar rapat pertemuan bersama warga guna mencari solusi permasalahan tersebut.

Rapat itu digelar secara tertutup di lantai 13, gedung Disdik DKI di Jl Jenderal Gatot Subroto, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (1/6/2022) siang.

Rapat itu dihadiri perwakilan warga, pihak SMKN 69 Jakarta, dan perwakilan Disdik DKI.

Warga yang akses rumahnya terhalang tembok SMKN 69 Jaktim, Bresman Marboen, mengaku baru menerima undangan rapat itu kemarin. Dia datang bersama warga Jl Swadaya Rawabadung, Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung Jakarta Timur lainnya. Warga di RT 11 RW 007 kawasan itu adalah warga yang aksesnya juga terhalang oleh tembok SMKN 69 Jaktim, bukan hanya rumah Bresman Marboen saja yang terhalang.

"Jadi saya dapat undangan mendadak tanggal 30 Juni datang ke Disdik, diundang jam 13.30 WIB tanggal 1. Karena undangan itu atas nama saya pribadi, saya nggak mau lagi terkecoh. Maka saya ajak beberapa teman warga karena ini adalah permohonan warga," kata Bresman Marbun saat ditemui di lantai 13 gedung Disdik DKI, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (1/7/2022).

Dinas Pendidikan (Disdik DKI) Jakarta. (Mulia Budi/detikcom)Bresman Marboen (Mulia Budi/detikcom)

Bresman Marboen datang bersama empat warga lainnya. Dia menyebut pertemuan hari ini membahas mengenai akses jalan warga yang terhalang tembok SMKN 69 tersebut.

"Masalah apa yang akan dibicarakan, katanya sih permasalahan akses jalan di SMKN 69," ujarnya.

Dia mengatakan dirinya bersama warga datang ke rapat hari ini dengan berpikir positif. Dia berharap akan ada solusi dari pertemuan hari ini.

"Kita berpikir positif saja, maka kita datang kemari, kita mau dengar apa solusi yang diberikan ke kita," ucapnya.

"Ya mudah-mudahan selesai di sini saja, biar nggak panjang melebar ke mana-mana," kata Bresman berharap.

Tembok SMKN 69 yang halangi permukiman warga, di Cakung, Jakarta Timur, 15 Juni 2022. (Annisa Rizky Fadhila/detikcom)Tembok SMKN 69 yang menghalangi permukiman warga, di Cakung, Jakarta Timur, 15 Juni 2022. (Annisa Rizky Fadhila/detikcom)

Sebelumnya, rumah warga di dekat SMKN 69 Jakarta ini masih terhalang tembok sekolahan. Apa boleh buat, akses menuju rumah harus ditempuh memutar. Mereka berharap akses yang tertutup tembok bisa dibuka supaya warga lebih mudah keluar-masuk rumah.

Pada 14 April lalu, tembok yang sudah dibangun bertahap sejak 2019 itu mulai benar-benar menutup akses menuju rumah Bresman Marboen.

(dnu/dnu)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT