ADVERTISEMENT

detikcom Do Your Magic

Sebulan Janji Solusi Wagub DKI, Tembok SMKN 69 Masih Halangi Warga

ANNISA RIZKY FADHILA - detikNews
Rabu, 15 Jun 2022 15:42 WIB
Tembok SMKN 69 yang halangi permukiman warga, di Cakung, Jakarta Timur, 15 Juni 2022. (Annisa Rizky Fadhila/detikcom)
Tembok SMKN 69 yang halangi permukiman warga, di Cakung, Jakarta Timur, 15 Juni 2022. (Annisa Rizky Fadhila/detikcom)
Jakarta -

Tembok yang menghalangi SMKN 69 di Cakung, Jakarta Timur, masih belum dibenahi. Padahal sebulan lalu, Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria pernah menjanjikan solusi atas masalah ini.

Pantauan detikcom di lokasi, Rabu (15/6/2022) pukul 14.08 WIB, area tembok masih berdiri tegak menghalangi rumah warga, belum ada perubahan dibanding kondisi sebulan lalu.

Warga RT 11 RW 007 yang hendak menuju akses jalan utama, yakni Jl Swadaya Rawabadung, Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, terpaksa memutar ke jalan lain.

Posisi sekolah yang letaknya di belakang permukiman warga kerap menghalangi aktivitas warga. Terlebih, banyak pula posisi rumah yang dimundurkan guna meninggikan tembok sekolah.

Tembok SMKN 69 yang halangi permukiman warga, di Cakung, Jakarta Timur, 15 Juni 2022. (Annisa Rizky Fadhila/detikcom)Tembok SMKN 69 yang halangi permukiman warga, di Cakung, Jakarta Timur, 15 Juni 2022. (Annisa Rizky Fadhila/detikcom)

Sebelumnya diberitakan, Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut bakal mencari solusi masalah akses warga yang terhalang tembok SMKN 69 Jakarta ini.

"Prinsipnya kita akan beri akses seluas-luasnya ke masyarakat ya dan sebaik-baiknya termasuk soal akses jalan kalau terhalang tembok sekolah," ujar Riza di Kantor Balai Kota DKI, Jumat (13/5).

Tembok SMKN 69 yang halangi permukiman warga, di Cakung, Jakarta Timur, 15 Juni 2022. (Annisa Rizky Fadhila/detikcom)Tembok SMKN 69 yang halangi permukiman warga, di Cakung, Jakarta Timur, 15 Juni 2022. (Annisa Rizky Fadhila/detikcom)

"Ya sejauh mana akses jalan itu bisa bantu masyarakat tapi juga jangan mengganggu proses belajar-mengajar sebelum tau detail persisnya kami akan cek kembali. Prinsipnya nanti kita akan cari solusi terbaik bagi kepentingan masyarakat luas dan juga kepentingan pendidikan," jelas Riza.

(azl/dnu)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT