ADVERTISEMENT

Berlaku Mulai 17 Juli, Simak Aturan Naik Pesawat Terbaru

Khairul Ma'arif - detikNews
Senin, 11 Jul 2022 13:47 WIB
Wide-angle view of a modern aircraft gaining the altitude outside the glass window facade of a contemporary waiting hall with multiple rows of seats and reflections indoors of an airport terminal El Prat in Barcelona
Foto: Ilustrasi bandara (Getty Images/iStockphoto/skyNext)
Jakarta -

Vice President of Corporate Communications PT Angkasa Pura II Akbar Putra Mardhika menjelaskan soal aturan naik pesawat terbaru, menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Seperti diketahui, Kemenhub menerbitkan SE Nomor 70/2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Udara pada Masa Pandemi COVID-19; dan SE Nomor 71/2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Luar Negeri dengan Transportasi Udara pada Masa Pandemi COVID-19.

"AP II sebagai pengelola 20 bandara telah berkoordinasi dengan seluruh stakeholders untuk memberlakukan regulasi terbaru mulai 17 Juli 2022 sesuai SE Kemenhub bagi penumpang pesawat rute domestik dan rute internasional," kata Akbar dalam keterangan tertulis, Senin (11/7/2022).

"AP II bersama stakeholders juga akan mendukung penumpang agar dapat menjalani regulasi terbaru ini dengan baik dan lancar," tambah dia.

Berikut aturan naik pesawat terbaru mulai 17 Juli 2022 bagi pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN):

- PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga (booster) tak wajib menunjukkan hasil tes PCR atau antigen.

- PPDN yang baru mendapat vaksinasi dosis kedua, maka wajib menunjukkan hasil negatif tes antigen dalam kurun waktu 1x24 jam sebelum keberangkatan atau RT-PCR dalam kurun waktu 3x24 jam sebelum keberangkatan.

- PPDN yang baru vaksinasi dosis pertama wajib menunjukkan hasil negatif RT-PCR dalam kurun waktu 3x24 jam sebelum keberangkatan.

- PPDN usia 6-17 tahun menunjukkan sertifikat vaksinasi dosis kedua dan tidak wajib melakukan RT-PCR atau antigen.

- PPDN usia kurang dari 6 tahun tidak wajib vaksinasi dan tidak wajib tes Covid-19.

- PPDN yang tidak dapat menjalani vaksinasi karena kondisi kesehatan khusus, wajib melampirkan surat keterangan.

Simak video 'Epidemiolog Dukung Vaksin Booster Jadi Syarat Masuk Area Publik':

[Gambas:Video 20detik]



Simak aturan bagi pelaku perjalanan luar negeri di halaman berikutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT