ADVERTISEMENT

Dugaan Awal Penyebab Kematian Wanita Dibuang di Kali Krukut Tewas Dicekik

Dwi Rahmawati - detikNews
Rabu, 06 Jul 2022 17:47 WIB
Proses autopsi jenazah wanita yang dibunuh pacar di Depok
Proses autopsi jenazah wanita yang dibunuh pacar di Depok. (Dwi Rahmawati/detikcom)
Depok -

Polisi mengungkap dugaan awal penyebab kematian wanita IM (22) yang dibunuh pacarnya di Depok. Dugaan sementara korban tewas akibat dicekik atau dijerat lehernya.

"Hasilnya identik dengan pengakuan pelaku, yaitu bahwa ditemukan adanya kekerasan benda tumpul di sekitar leher korban yang diduga dilakukan oleh cekikan atau jeratan," papar Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Yogen Heroes Baruno di TPU Pitara, Pancoranmas, Depok, Rabu (6/7/2022).

Yogen mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan luar ditemukan jeratan yang lebih dalam di leher bagian kiri. Dokter menyebut korban meninggal karena tersumbatnya aliran napas.

"Yang lebih dalam ada di leher sebelah kiri, di situ terlihat sekali ada penyumbatan napas sehingga dokter forensik menyatakan bahwa korban meninggal karena terhambatnya napas melalui saluran leher akibat tekanan benda tumpul," paparnya.

Siang tadi, makam IM dibongkar polisi hari ini. Pembongkaran makam IM dilakukan untuk tujuan autopsi.

Autopsi yang dilakukan di TPU Pitara, Jalan Kramat Asem, Pancoran Mas, Depok, dilakukan hampir 2 jam. Hasil autopsi lengkap keluar paling lama 6 hari.

Dari hasil autopsi sementara, IM dinyatakan sudah meninggal sebelum dihanyutkan ke kali. Hal tersebut berdasarkan pemeriksaan di paru-paru dan jantung korban.

"Ya menurut keterangan dokter demikian (korban meninggal sebelum hanyut). Jadi korban sudah meninggal akibat tekanan benda tumpul," terang Yogen.

"Jadi kalau masih hidup kan di dalam air, itu kemungkinan ada air masuk situ (organ tubuh). Tapi dia tidak ditemukan, paru-paru bersih dan jantung juga bersih semua," lanjutnya.

Baca di halaman selanjutnya: korban dibunuh pacar.

Simak juga 'Warga Probolinggo Digegerkan Sesosok Mayat Bergelantungan di Pohon':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT