ADVERTISEMENT

Anggota DPR Fraksi PPP dan Demokrat Saling Sindir soal KIB Saat Rapat

Eva Safitri - detikNews
Rabu, 06 Jul 2022 14:06 WIB
Menteri Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Ketua Umum Relawan Pro Jokowi (Projo) Budi Arie Setiadi turut hadir di Silahturahmi Nasional Koalisi Indonesia Bersatu. Luhut dan Budi Arie duduk sejajar dengan para ketua umum partai politik Koalisi Indonesia Bersatu.
Foto: Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). (Annisa/detikcom)
Jakarta -

Anggota Komisi III DPR Fraksi Demokrat dan Fraksi PPP, Benny K Harman serta Arsul Sani, saling sindir soal Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Awalnya Benny K Harman yang menyebut KIB ialah 'Koalisi Indonesia Bahagia'.

Saling sindir itu terjadi dalam Rapat Komisi III DPR, Rabu (6/7/2022). Agenda rapat tersebut, yakni penyerahan draf naskah RUU KUHP dan RUU Pemasyarakatan dari pemerintah ke Komisi III.

Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi III Pangeran Khairul Saleh, sementara dari pemerintah diwakilkan oleh Wamenkumham Edward O.S Hiariej (Eddy).

Saling sindir Benny dan Arsul soal KIB itu diawali ketika pembahasan kesimpulan rapat. Benny ingin frasa 'membahas' diselipkan dalam poin kedua kesimpulan rapat kerja Komisi III DPR dengan Kemenkumham.

"Komisi III sepakat 'membahas' dan menyelesaikan, itu dia. Jangan menyelesaikan saja. Kadang kala penyelesaian tak dibahas kan. Supaya jangan tiba-tiba ada penyelesaian tanpa ada pembahasan. Itu maksudnya," ujar Benny.

Pernyataan Benny pun direspons oleh Arsul. Arsul mengatakan pembahasan sudah pasti dilakukan tapi dalam rapat internal.

"Saya kira Pak Benny biarkan menyelesaikan, apakah kata menyelesaikan itu akan ada pembahasan itu akan diselesaikan dalam rapat internal. Makna kata menyelesaikan apakah akan membuka pada pembahasan atau pada makna tertentu, karena logiknya ada dua pasal yang digugurkan oleh pemerintah dan tidak mungkin mengatakan bahwa DPR setuju," kata Arsul.

"Kemudian juga ada tidak bisa dipungkiri ada masukan dari masyarakat terkait reformulasi pasal. Bukan tentang politik hukum atau substansi pasal, tapi sedikit banyak mengenai pasal. Nanti akan diperdebatkan pada rapat internal Komisi III," lanjutnya.

Benny lantas menimpali Arsul. Benny masih ngotot agar frasa 'membahas' dalam poin kedua kesimpulan rapat. Saat itulah Benny menyindir KIB. Tapi, yang dimaksud Benny Koalisi Indonesia Bahagia.

"Tidak salah juga kalau kata 'membahas' itu dimasukkan, ya kan nggak salah. Kecuali kalau mengganggu KIB, lain soal, Koalisi Indonesia Bahagia maksudnya. Yang kedua yang dimaksudkan oleh saya, dibahas dan diselesaikan adalah 14 isu itu, kan gitu. Bukan yang lain-lain," ucap Benny.

"Walaupun saya sendiri tahu Pak Arsul tidak setuju dengan 14 isu ini. Saya bilang 10 isu, tapi kan ada 4 isu tambahan ya kan, 4 tambahan itu kan isu kebahagiaan. Nah ini yang perlu saya minta ke Pak Ketua, boleh nggak, saya nanya, kan begitu," lanjut Benny.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Saksikan juga 'Ada Partai yang Dilirik KIB, Masih 50:50 Bergabung atau Tidak':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT