ADVERTISEMENT

Pihak Edy Mulyadi Tanya Cara Minta Maaf ke Warga Kaltim, Saksi: Hukum Adat

Zunita Putri - detikNews
Selasa, 05 Jul 2022 18:45 WIB
Edy Mulyadi Jalani Sidang Dakwaan Kasus Jin Buang Anak
Edy Mulyadi (Zunita/detikcom)

Pengacara Edy Mulyadi bercerita dia pernah menghubungi Ketum Dayak Provinsi Kaltim bernama Haji Sarijaan. Namun tim pengacara mengaku tidak mendapat jawaban seperti yang dikatakan Lampang.

"Saya sebagai kuasanya beliau saya pernah menghubungi saudara Sarijaan selaku pemangku adat di sana untuk menanyakan perihal permohonan maaf tokoh adat di sana. Namun Sarijaan tidak mengangkat telepon, membalas SMS tidak ada, jadi yang ibu bilang ada tahapan itu tidak benar," ucap pengacara Edy.

Lampang pun mengaku tidak tahu tentang komunikasi itu. Yang jelas, kata dia, warga menunggu Edy datang di Kaltim saat itu.

"Saya tidak pernah tahu itu, kami belum tahu itu, karena sampai sekarang kami menunggu, menunggu beliau ini datang," ucap Lampang.

Dalam sidang ini, Edy Mulyadi duduk sebagai terdakwa. Dia didakwa membuat keonaran di kalangan masyarakat.

Jaksa mengatakan Edy Mulyadi memiliki akun YouTube dan kerap mengunggah video yang berisi opini atau pendapat pribadi pada 2021 di kanal YouTube yang menimbulkan pro dan kontra. Adapun dari kanal YouTube Edy Mulyadi, jaksa menyebut ada beberapa konten yang menyiarkan berita bohong dan menimbulkan keonaran.

Salah satunya konten yang berjudul 'Tolak Pemindahan Ibu Kota Negara Proyek Oligarki Merampok Uang Rakyat'. Dalam video ini, ada pernyataan Edy menyebut 'tempat jin buang anak'. Pernyataan dalam video itu dinilai membuat keonaran di kalangan masyarakat.

Simak video 'Disebut Bikin Onar Soal 'Jin Buang Anak', Edy Mulyadi: Itu Tidak Benar!':

[Gambas:Video 20detik]




(zap/haf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT