ADVERTISEMENT

Ngaku Dipaksa Gugurkan Kandungan, Wanita di Jakut Polisikan Mantan Pacar

Mei Amelia, Wildan Noviansah - detikNews
Selasa, 05 Jul 2022 10:11 WIB
Despair. The concept of stopping violence against women and human trafficking,  International Womens Day
Ilustrasi pelecehan (Foto: Getty Images/iStockphoto/Tinnakorn Jorruang)
Jakarta -

Seorang wanita berinisial Y (34) melaporkan mantan pacarnya berinisial R ke Polda Metro Jaya. Y melaporkan mantan pacar atas dugaan tindak pidana pengguguran kandungan tanpa sepengetahuan, penyiksaan, hingga penggelapan uang senilai Rp 6,5 miliar.

Kuasa hukum korban, Hadi Apri Handoko, menyebut kasus ini terjadi pada akhir 2019. Saat itu, R memberi minuman yang diduga telah dicampur obat penggugur kandungan kepada korban.

"Ngomongnya penguat kandungan, tapi ternyata itu penggugur kandungan sehingga terjadi pendarahan. Korban ke dokter kemudian diperiksa dan ternyata janinnya sudah meninggal," kata Hadi Apri Handoko saat dihubungi wartawan, Selasa (6/7/2022).

Hadi menjelaskan, sebelum korban hamil, pelaku R juga kerap memaksa melakukan hubungan badan. Namun, saat sudah mengetahui korban hamil, pelaku justru tidak mau bertanggung jawab. Bahkan, kata Hadi, R bahkan kerap menganiaya korban.

"Semacam skenario begitu dia dianiaya, dia dipukul, ditendang, ditonjok dengan harapan dia sudah tidak betah lagi, terus kemudian dia tinggalkan. Itu semua sudah kita visum," ujarnya.

Hadi mengungkapkan korban sudah dua kali dipaksa menggugurkan kandungan. Selain pada 2019, janin korban digugurkan oleh terlapor pada 2020.

"Jadi dua kali, 2019 dan 2020. Tapi yang ada alat bukti rekam medis, dokter, dan sebagainya itu yang 2019," katanya.

Hadi mengungkap alasan kliennya baru melapor ke polisi karena korban butuh waktu untuk pulih dari rasa trauma. Bahkan korban nyaris bunuh diri karena kejadian itu.

"Klien saya untuk memulihkan trauma ini butuh waktu. Jangankan melapor, ke keluarga juga tidak cerita, karena menurutnya ini aib. Bahkan klien saya mau bunuh diri," jelasnya.

Baca di halaman selanjutnya: tabungan Rp 6,5 miliar dikuras dan digelapkan....

Lihat juga Video: Viral Konten TikTok Dokter soal Pasien Minta Aborsi yang Dinilai Julid

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT