ADVERTISEMENT

Akhir Damai Kasus Mahasiswi Gigit Polisi Usai Korban Cabut Laporan

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 05 Jul 2022 08:10 WIB
Mahasiswi yang gigit polisi mengaku khilaf dan meminta maaf.
Mahasiswi yang gigit polisi mengaku khilaf dan meminta maaf. (Foto: dok. istimewa)


Alasan Kasus Diselesaikan di Luar Pengadilan

Kombes Budi mengungkap beberapa pertimbangan sehingga kasus tersebut diselesaikan secara restorative justice. Salah satunya karea tersangka masih kuliah.

"Ada beberapa pertimbangan, (salah satunya) tersangka mahasiswi," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Budi Sartono saat dihubungi, Senin (4/7/2022).

Budi mengatakan, selain faktor pelaku masih menempuh pendidikan, kesadaran HFR atas kesalahannya menjadi pertimbangan polisi dalam menerapkan restorative justice. Budi menyebut Ipda RM pun telah menerima permintaan maaf dari pelaku.

"Yang bersangkutan sudah menyesal dan mengakui salah. Korban juga menerima maaf yang bersangkutan," terang Budi.

Korban Cabut Laporan dan Kasus Dihentikan

Dihubungi terpisah, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Ahsanul Muqaffi menambahkan, usai adanya kesepakatan perdamaian di antara kedua pihak, Ipda RM akan mencabut laporannya yang sebelumnya terdaftar di Polres Metro Jakarta Timur.

"Nanti akan ada perdamaian, setelah ada perdamaian akan ada pencabutan LP (lapor polisi)," katanya.


Mahasiswi Gigit Polisi Minta Maaf

HFR meminta maaf kepada Iptu Rano atas perbuatannya itu. HFR mengaku khilaf.

"Saya minta maaf karena telah mencakar Bapak dan menggigit Bapak sampai ingin merebut senjata Bapak," ujar HFR dalam jumpa pers di Mapolres Metro Jakarta Timur, Senin (4/7/2022).

Sambil tersedu, HFR memohon agar Rano memaafkannya. Dia berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

"Saya harap Bapak ingin memaafkan saya dan saya berjanji saya tidak akan mengulangi kesalahan yang pernah saya buat ke Bapak," imbuhnya.

Setelah itu, HFR kemudian mencium tangan Rano. Rano pun mengatakan telah memaafkan HFR.

"Jangan diulangi ya. Ingat, ini (Iptu Rano) bertugas," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Budi Sartono yang juga hadir dalam jumpa pers.

Baca di halaman selanjutnya: duduk perkara polisi digigit mahasiswi.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT