Capaian-capaian Polri Presisi di HUT Ke-76 Polri

ADVERTISEMENT

Capaian-capaian Polri Presisi di HUT Ke-76 Polri

Farih Maulana Sidik - detikNews
Jumat, 01 Jul 2022 10:39 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Foto: dok. istimewa)

Operasi Madago Raya: 7 Teroris MIT Ditangkap

Sepanjang 2021, sebanyak 7 teroris jaringan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) ditangkap dan ditindak tegas. Salah satunya adalah Ali Kalora, yang merupakan pimpinan MIT Poso pengganti Santoso.

Sementara itu 6 anggotanya yang telah ditangkap adalah:

- Khairul alias Irul alias Aslam
- Alvin alias Adam alias Mus'ab alias Alvin Ansor
- Abu Alim alias Ambo
- Qatar alias Farel alias Anas
- Rukli
- Jaka Ramdhan alias Ikrima alias Rama.

Dimulainya Pembentukan Direktorat Pelayanan Perempuan dan Anak

Dalam acara Rilis Akhir Tahun, Sigit juga mengumumkan proses pembentukan Direktorat Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Bareskrim Polri.

"Kemudian terkait dengan kasus kejahatan terhadap perempuan dan anak, tadi selintas disampaikan di kaleidoskop tentu ini jadi perhatian kami, bagaimana di dalam penanganannya jangan sampai korban menjadi korban dua kali, dan ini tentu menjadi consent kami," ujar dia.

"Karena itu kami terus mengembangkan dan kami akan besarkan subdit PPA menjadi Direktorat sendiri di Mabes," lanjut Sigit.

Sigit mengatakan Direktorat Pelayanan Perempuan dan Anak tersebut mayoritas akan ditangani oleh polisi wanita. Direktorat itu akan melakukan pendampingan psikologi kepada korban.

"Dan kemudian ditangani tentunya mayoritas wanita sehingga korban yang akan melaporkan akan merasa nyaman, dan tentunya juga ada pendampingan psikologi dan juga tentunya didampingi polisi-polisi wanita," ujar Sigit.

"Sehingga betul-betul bisa memberikan perlindungan, memberikan pendampingan yang baik sehingga bisa mengembalikan suasana yang psikis dari korban yang terdampak atau jadi korban kekerasan perempuan dan anak," imbuhnya.

Lebih lanjut, Sigit kembali menegaskan adanya peningkatan terhadap kasus kekerasan perempuan dan anak. Pihaknya mempersiapkan Direktorat Pelayanan Perempuan dan Anak sebagai organisasi khusus untuk melayani masyarakat dalam hal korban kekerasan perempuan dan anak.

"Kemudian juga dengan beberapa peningkatan terkait dengan pengembangan organisasi, disesuaikan dengan kebutuhan tantangan tugas yang ada di Bareskrim," tegasnya.

"Tentunya akan kami sampaikan terkait dengan tantangan tugas menghadapi meningkatnya potensi kekerasan terhadap perempuan dan anak, yang tentunya ini juga mau tidak mau kita siapkan ke depan satu organisasi khusus yang kemudian bisa memberikan pelayanan yang lebih baik terhadap korban-korban yang akan melapor khususnya terkait dengan masalah kekerasan perempuan dan anak," papar dia.

Kasus kejahatan terhadap perempuan dan anak sepanjang 2021 yang ditangani Polri telah tuntas sebanyak 5.637 dari total 7.059 kasus. Sementara itu, pada kasus kejahatan anak, Polri telah menyelesaikan 2.483 kasus dari total 4.957 kasus.


(fas/dhn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT