ADVERTISEMENT

KPK Ungkap Peran Adik Bupati Muna di Kasus Suap Dana PEN Kolaka Timur

Muhammad Hanafi Aryan - detikNews
Senin, 27 Jun 2022 17:28 WIB
KPK Tahan Adik Bupati Muna, LM Rudianto Emba
KPK menahan adik Bupati Muna, LM Rudianto Emba (Hanafi/detikcom)

"Dalam pertemuan tersebut, MAN meminta sejumlah uang pada AMN dengan nilai sejumlah sekitar Rp 2 miliar dan disetujui oleh AMN," sambungnya.

Rusdianto Emba, lanjut Karyoto, dipercaya Andi Merya untuk memberikan uang tersebut kepada M Ardian. Rusdianto mengirimkan uang itu melalui cara transfer rekening bank dan tunai.

"Untuk proses pemberian uang kepada MAN, kemudian AMN mempercayakan sepenuhnya pada LM RE dan SL dengan penyerahan melalui transfer rekening bank dan tunai," kata Karyoto.

Rusdianto Emba juga diduga dipercayakan untuk memberikan uang dari Andi Merya kepada Sukarman Loke dan Laode M Syukur. Total yang diberikan sebanyak Rp 750 juta.

"Karena turut memperlancar proses usulan dana PEN, AMN melalui LM RE diduga memberikan uang sejumlah sekitar Rp 750 juta pada SL dan LMSA," tutur Karyoto.

Diberitakan sebelumnya, KPK menahan tersangka baru di kasus suap pengajuan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Kabupaten Kolaka Timur tahun 2021. Tersangka itu merupakan adik Bupati Kabupaten Muna Rusman Emba bernama LM Rudianto Emba.

Pantauan detikcom di gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, pukul 15.50 WIB, Rusdianto Emba terlihat mengenakan rompi tahanan KPK dengan tangan diborgol.

Dalam kasus ini KPK telah menetapkan Rusdianto Emba sebagai tersangka. "(Tersangka) adik Bupati Muna, Sulawesi Tenggara, Rusman Emba, LM Rusdianto Emba," kata salah satu sumber terpercaya detikcom, Rabu (15/6).

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT