ADVERTISEMENT

7 Fakta Promo 'Minuman untuk Muhammad' Holywings Berujung Jerat Pidana

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 26 Jun 2022 07:00 WIB
Suasana Holywings Tebet Sabtu (16/10) malam.
Holywings Tebet (Annisa Rizky Fadhila/detikcom)
Jakarta -

Holywings lagi-lagi menuai kontroversi. Dahulu sempat bikin heboh karena melanggar PPKM, kini Holywings menuai kecaman lantaran promosi yang dianggap menistakan agama.

Ini semua berawal dari postingan akun Instagram ofisial Holywings yang membawa-bawa nama 'Muhammad' dan 'Maria' untuk sebuah promosinya. "Dicari yang punya nama Muhammad & Maria. Kita kasih Cordon's Dry Gin atau Cordon's Pink" demikian bunyi promosi tersebut.

Promosi itu sempat diposting ke akun Instagram @holywingsindonesia & @holywingsbar pada Rabu (22/6). Namun belakangan setelah unggahan itu menuai kontroversi, Holywings menghapusnya.

Holywings juga telah menyampaikan permintaan maafnya. Holywings berjanji akan memperbaiki kesalahan.

"Holywings Indonesia dengan ketulusan yang mendalam meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia atas kekhilafan dan ketidaksengajaan terkait promosi minuman beralkohol menggunakan nama 'MUHAMMAD' dan 'MARIA'," kata Manajemen Holywings Indonesia dalam keterangan kepada wartawan, Jumat (24/6/2022).

Manajemen Holywings sendiri berjanji akan bersikap kooperatif menjalani proses hukum yang sedang berjalan. Bahkan Holywings telah menyerahkan barang bukti terkait promosi tersebut ke polisi.

Terlanjur viral, sejumlah pihak melaporkan Holywings ke polisi. Tak hanya itu, GP Ansor DKI Jakarta juga turun melakukan konvoi ke sejumlah outlet Holywings di Jakarta hingga polisi pun bergerak melakukan penyelidikan.

Konferensi pers penetapan tersangka kasus Holywings di Polres Jaksel (Karin-detikcom)Polisi menetapkan 6 orang manajemen Holywings tersangka kasus promo minuman beralkohol untuk 'Muhammad' dan 'Maria'. (Foto: Karin Nur Secha/detikcom)

Berikut fakta-fakta terkait promo Holywings yang berujung pada jeratan pidana:

1) Holywings Dilaporkan ke Polisi

Promo minuman beralkohol gratis untuk 'Muhammad' dan 'Maria' dilaporkan ke polisi. Setidaknya ada dua laporan masuk ke Polda Meto Jaya terkait promo yang dilakukan Holywings tersebut.

Laporan tersebut dilayangkan oleh Himpunan Advokat Muda Indonesia (HIMA) serta Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Sapma PP) DKI Jakarta, serta KNPI DKI Jakarta. Kedua laporan tersebut telah diterima dan tengah didalami oleh Polda Metro Jaya.

"Polda Metro sedang mendalami dan akan menindaklanjutinya," ujar kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan saat dihubungi detikcom, Jumat (24/6/2022).


2) Enam Orang Manajemen Holywings Jadi Tersangka

Di sisi lain Polres Metro Jakarta Selatan melakukan penyelidikan atas laporan polisi model A, yakni laporan yang dibuat oleh anggota Polri yang mengalami, mengetahui atau melihat langsung peristiwa pidana. Penyelidikan singkat itu membuat enam orang dari level direktur hingga staf Holywings ditetapkan sebagai tersangka.

"Ada enam orang yang jadi tersangka yang kesemuanya adalah orang yang bekerja pada HW (Holywings)," ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto dalam jumpa pers di kantornya, Jl Wijaya I, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (24/6/2022).

Polisi menetapkan 6 tersangka kasus promo minuman gratis untuk 'Muhammad' dan 'Maria' di Holywing.Polisi menetapkan 6 tersangka kasus promo minuman gratis untuk 'Muhammad' dan 'Maria' di Holywing. (Foto: Karin Nur Secha/detikcom)

Berikut keenam tersangka itu:

1. Pria inisial SDR (27) selaku creative director Holywings
2. Perempuan inisial NDP (36), selaku head team promotion
3. Pria inisial DAD (27), pembuat desain virtual
4. Perempuan inisial EA (22), tim admin media sosial
5. Perempuan inisial AAB (25), selaku social media officer
6. Perempuan inisial AAM (25), selaku admin tim promo yang beri request

Baca di halaman selanjutnya: jeratan pasal bagi tersangka kasus Holywings....


Saksikan juga, Sosok minggu ini: Hendra 'Ayah Sejuta Anak', Tampung 55 Bayi yang Terbuang

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT