ADVERTISEMENT

PPP Sarankan Cak Imin dan Yenny Wahid Ngopi Bareng

Matius Alfons - detikNews
Kamis, 23 Jun 2022 12:19 WIB
arsul sani
Foto: Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani. (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin terlibat saling sindir dengan Zannuba Ariffah Chafsoh atau Yenny Wahid. Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani mengimbau Cak Imin dan Yenny Wahid ngopi bareng untuk menyelesaikan persoalann.

"PPP ingin mengajak seluruh elemen warga NU atau yang sering disebut kaum nahdliyin di manapun, secara politik berpijak untuk merapatkan barisan, bukan saling merenggangkan barisan," kata Arsul kepada wartawan, Kamis (23/6/2022).

"PPP sarankan Gus Ami dan Mbak Yenny ngopi bareng," imbau Arsul.

Arsul mengingatkan Cak Imin dan Yenny Wahid agar membatasi diri dalam menyampaikan perbedaan. Terlebih, lanjut dia, jika perbedaan itu justru memecah belah Nahdlatul Ulama (NU).

"Mari saling menahan atau membatasi diri dalam mengartikulasikan perbedaan atau ikhtilaf di ruang publik, jika ikhtilaf tersebut justru berpotensi memecah belah elemen warga NU," ucapnya.

Wakil Ketua MPR RI itu juga mengimbau rekan-rekan politisi di PKB maupun kader NU yang tidak sepaham dengan PKB. Arsul meminta agar tidak mempertontonkan perselisihan di depan publik.

"Kami yang di PPP berharap Gus Ami (sapaan lain Cak Imin) dan temn-teman yang di PKB, maupun teman-teman nahdliyin yang kebetulan tidak sepaham dengan yang di PKB saat ini untuk, kalaupun ikhtilaf atau berselisih, namun ekspresinya di ruang publik tidak keluar dari prinsip bil hikmah wal mauidlatil hasanah (bijak dan dengan ungkapan yang baik)," imbau Arsul.

Cak Imin dan Yenny Wahid Memanas

Perseteruan Cak Imin dan Yenny Wahid kembali terjadi. Perselisihan keduanya berawal dari pernyataan Yenny Wahid yang ditujukan langsung untuk Cak Imin terkait capres 2024.

Dilansir dari detikJabar, Kamis (22/6), hal itu diungkapkan Yenny Wahid saat ditanya sejumlah wartawan seusai menjadi pembicara dalam acara stadium general bertajuk 'Antisipasi Gerakan Radikalisme dan Intoleran dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara' di kampus IPDN, Jatinangor, Sumedang.

"Kita mengimbau politisi yang surveinya tidak terlalu ngangkat jangan terlalu ngotot (maju Pilpres). Yang paling utama, Ketua Umum PKB itu tidak boleh kemudian mengambil posisi berseberangan dengan NU, kasihan umat di bawah," kata Yenny.

Cak Imin lalu membalas pernyataan bernada sindiran dari Yenny. Cak Imin lalu mengungkit kegagalan Yenny Wahid membangun partai.

"Yenny itu bukan PKB, bikin partai sendiri saja gagal lolos, beberapa kali pemilu nyerang PKB nggak ngaruh, PKB malah naik terus suaranya, jadi ngapain ikut-ikut ngatur PKB, hidupin aja partaimu yang gagal itu," kata Cak Imin. Cuitan Cak Imin sudah disesuaikan.

Hubungan Cak Imin dengan Yenny Wahid memang tak hangat. Pandangan hingga keputusan Cak Imin kerap berseberangan Yenny Wahid.

Simak juga 'Klaim Demi 'Kebangkitan Indonesia Raya' Dibalik Pertemuan Cak Imin-Prabowo':

[Gambas:Video 20detik]



(maa/zak)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT