ADVERTISEMENT

Perubahan Nama Jalan di DKI Tak Terhenti di 22 Ruas, Apa Alasannya?

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Rabu, 22 Jun 2022 18:56 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan perubahan 22 nama jalan di wilayah Jakarta. Nama-nama jalan itu diambil dari nama tokoh-tokoh Betawi.
Sebanyak 22 nama tokoh Betawi diabadikan menjadi nama jalan di Jakarta (Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Nama 22 tokoh Betawi diabadikan namanya menjadi nama jalan di Jakarta. Perubahan nama jalan tersebut akan diteruskan. Apa alasannya?

"Pada masa mendatang, Pemprov DKI akan melanjutkan proses perubahan nama jalan pada ruas jalan-jalan yang memiliki bentang cukup panjang, sehingga semakin memudahkan dalam sistem pencarian alamat," kata Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta Iwan Henry Wardhana seperti dikutip dari situs Pemprov DKI, Rabu (22/6/2022).

Dia mengatakan penggunaan nama tokoh tersebut juga akan membuat Jakarta menjadi 'museum peradaban'. Diharapkan Jakarta menjadi simpul yang mempererat warga Indonesia.

"Perubahan alamat tersebut direncanakan menggunakan nama para pahlawan/tokoh nasional sehingga ruas-ruas jalan di DKI Jakarta dapat menjadi 'museum peradaban' tidak hanya pada skala lokal, tapi juga pada skala nasional. Dengan perubahan tersebut, kami berharap Jakarta dapat menjadi simpul yang dapat mempererat dan mempersatukan seluruh warga Indonesia secara harmonis," jelas Iwan.

Iwan menjelaskan Pemprov DKI Jakarta juga telah mengantisipasi dampak perubahan nama jalan terhadap berbagai dokumen administrasi kependudukan, kepemilikan properti, dan kepemilikan kendaraan bermotor yang ada di masyarakat.

Salah satunya ialah berkoordinasi bersama pihak terkait, seperti Dirlantas Polda Metro Jaya, Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi DKI Jakarta, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi DKI Jakarta, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi DKI Jakarta.

Proses Ubah Nama Jalan Pakai Nama Tokoh

Iwan mengatakan proses pengabadian tokoh Betawi dan Jakarta sebagai nama jalan dilakukan dengan mempertimbangkan nilai sejarah dan ketokohan nama yang diusulkan, serta nilai historis nama jalan yang akan digantikan.

Setelah melalui proses pengkajian dari aspek sejarah, selanjutnya dilaksanakan komunikasi dan pembahasan lebih detail dengan para sejarawan, Forum Pengkajian dan Pengembangan Perkampungan Budaya Betawi, serta tokoh-tokoh Betawi.

Daftar usulan nama jalan yang telah dibahas bersama pihak-pihak terkait, kemudian diproses dan dievaluasi sesuai dengan ketentuan Keputusan Gubernur DKI Jakarta No 28 Tahun 1999 tentang Pedoman Penetapan Jalan, Taman, dan Bangunan Umum di Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta. Usulan nama-nama jalan yang sudah disosialisasikan dan mendapatkan penerimaan yang baik dari masyarakat, selanjutnya ditetapkan dalam keputusan gubernur.

Siapa saja 22 tokoh Betawi yang namanya diabadikan menjadi nama jalan di Jakarta? Simak di halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT