ADVERTISEMENT

Anies Ungkap Proses Panjang Ubah Nama Jalan Pakai Nama Tokoh Betawi

Mulia Budi - detikNews
Senin, 20 Jun 2022 21:53 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan perubahan 22 nama jalan di wilayah Jakarta. Nama-nama jalan itu diambil dari nama tokoh-tokoh Betawi.
Anies Baswedan (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan perubahan nama sejumlah jalan di Jakarta dengan nama tokoh Betawi tidak akan menimbulkan masalah. Dia menyebut kebijakan itu telah melalui proses panjang yang melibatkan kepolisian, BPN, hingga Dukcapil.

"Alhamdulillah ini sudah dibahas bersama baik dengan pihak kepolisian. Karena mungkin masyarakat menanyakan nanti gimana STNK-nya, Pak? Gimana BPKB-nya? Udah telanjur ketulis namanya, sudah dibahas dengan itu," kata Anies dalam upacara peresmian nama jalan tokoh Betawi di Kantor Unit Pengelola Perkampungan Budaya Betawi di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (20/6/2022).

"Lalu sertifikat tanah sudah pula dibahas dengan BPN, jadi insyaallah nggak ada masalah. Dan kemudian nanti di kependudukan sudah dibahas juga dengan Dukcapil, jadi nanti KTP, kartu keluarga, dan lain-lain secara bertahap bisa langsung diperbaharui dengan nama yang baru sehingga tidak menimbulkan masalah bagi semuanya," sambungnya.

Anies mengatakan perubahan nama jalan itu telah melewati proses kerja sama dengan pihak-pihak terkait. Dia mengajak semua pihak menyukseskan perubahan nama jalan tersebut.

"Jadi ini adalah bagian dari ikhtiar kita pada saat ini untuk bisa sama-sama membuat perubahan ini tidak menyulitkan, perubahan justru malah memudahkan," ucapnya.

Dia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam proses penggantian nama jalan tersebut. Menurutnya, proses tersebut telat melalui proses yang tidak sederhana yang dikerjakan selama berbulan-bulan.

"Lebih baik semua beres baru diumumkan, daripada diumumkan lalu kemudian ada masalah beresin semua tuh. Kalau pertandingan kalau pakai olahraga nih analogi ada dua jenis nih, ada jenis pertandingan sepakbola ada jenis pertandingan badminton. Kalau sepakbola pokoknya 90 menit berapa pun skornya berhenti, kalau badminton berapa pun lamanya sampai angka 21. Nah kita ngejar pola badminton yang penting tercapai target yang kita harapkan walaupun perlu waktu yang lebih lama," jelasnya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT