ADVERTISEMENT

Pemprov DKI Belum Bisa Beri Sanksi ke Hamilton Spa, Ini Alasannya

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Senin, 20 Jun 2022 22:43 WIB
Hamilton Spa di RUko Grand Wijaya, Jaksel, disegel usai viral Bungkus Night.
Hamilton Spa di RUko Grand Wijaya, Jaksel, disegel usai viral 'Bungkus Night'. (Karin Nur Secha/detikcom)
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta belum bisa memberikan sanksi terhadap Hamilton Spa & Massage setelah viral promosi prostitusi 'Bungkus Night'. Pemprov DKI bakal memanggil pengelola terlebih dahulu untuk menelusuri perizinan.

"Kami belum bisa memberikan sanksi atau apa, tapi yang jelas kita mendukung penutupan sementara oleh Satpol PP karena kami belum bisa meminta pertanggungjawaban ke penanggung jawab karena masih di Polres," kata Kasi Pengawasan dan Pengendalian Disparekraf DKI Jakarta Iffan saat dihubungi, Senin (20/6/2022).

"Kami harus melakukan pemeriksaan Hamilton dulu termasuk dengan penanggung jawab. Kalau polres sudah melakukan pemeriksaan, kami juga akan melakukan pemeriksaan," tambahnya.

Hamilton Spa Disegel

Iffan juga mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan ke lokasi pada hari ini. Satpol PP pun akhirnya menyegel lokasi ini.

"Kami sudah mengecek bersama Satpol PP provinsi, kami ke lokasi ternyata memang sudah police line sama Polres Jaksel. Kami bakal koordinasi sama Polres Jaksel buat surat untuk menanyakan kronologis mengenai hal tersebut," ujarnya.

Iffan menyampaikan acara itu belum sempat terlaksana. Meski begitu, dia juga memastikan bakal menindak tegas jika unit usaha itu terbukti menjadi sarang prostitusi.

"Yang jelas acaranya itu akan diselenggarakan Hari Jumat, tapi hal yang berbau seperti itu dipastikan, kalaupun diselenggarakan bakal ditutup," ujarnya.

"Kan Pergub 18 bunyinya tegas melarang orang menggelar kegiatan prostitusi dan narkoba jadi memang sama sama kita jaga supaya tempat wisata sehat," sambungnya.

Prostitusi Berkedok Panti Pijat

Polisi menyatakan kegiatan 'Bungkus Night' adalah praktik prostitusi yang berkedok panti pijat.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT