Tersangka Kasus 'Bungkus Night' di Jaksel Dijerat UU ITE dan Pornografi

ADVERTISEMENT

Tersangka Kasus 'Bungkus Night' di Jaksel Dijerat UU ITE dan Pornografi

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 20 Jun 2022 14:23 WIB
Hamilton Spa di RUko Grand Wijaya, Jaksel, disegel usai viral Bungkus Night.
Hamilton Spa di kawasan Kebayoran Baru, Jaksel, disegel usai viral 'Bungkus Night'. (Karin Nur Secha/detikcom)
Jakarta -

Lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka terkait acara 'Bungkus Night' di tempat spa di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kelima tersangka itu dijerat atas dugaan penyebaran konten asusila hingga UU Pornografi.

"Pasal UU ITE Pasal 27 ayat (1) dan Pasal 45 masalah kesusilaan dan UU Pornografi," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Ridwan Soplanit saat dihubungi, Senin (20/6/2022).

Para tersangka kini telah ditahan di Polres Metro Jakarta Selatan. Kelima tersangka 'Bungkus Night' terancam 6 tahun penjara atas kasus tersebut.

Pasal 27 ayat (1) UU ITE berbunyi:

"Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan."

Pasal 45 UU ITE berbunyi:

"Setiap Orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah)."

'Bungkus Night' Vol. 1 Terjadi 30 Maret

Ridwan mengatakan kegiatan 'Bungkus Night' pada 30 Maret lalu dilakukan secara diam-diam. Polisi masih mendalami pihak mana saja yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu, kegiatan 'Bungkus Night' yang kedua direncanakan digelar pada Jumat (24/6). Acara itu urung dilakukan usai polisi berhasil melakukan penangkapan kepada lima orang pelaku.

"Ini kan yang kita tangkap perencanaan yang pertama. Mereka lakukan sebelumnya di tanggal 30 Maret," ujar Ridwan.

Menurut Ridwan, kelima pelaku bertanggung jawab sebagai perencana hingga penyebar informasi rencana kegiatan tersebut.

"Jadi lima orang ini mulai dari yang dia merancang, dia buat market awal. Kemudian ada yang mencari orang untuk mempromosikan, meng-upload. Terus ada juga orang yang dimaksud itu dia yang upload ke Instagram dan menyebarkan ke mana-mana," ujar Ridwan.

"Jadi rangkaiannya dari situ, membuat, menyetujui, kemudian meng-upload ke media," tambahnya.


Baca di halaman selanjutnya: Polisi sita ponsel terkait 'Bungkus Night'

Lihat juga Video: Ditangkap! Female DJ di Yogya Nyambi Jadi Muncikari Online

[Gambas:Video 20detik]




ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT