ADVERTISEMENT

detikcom Do Your Magic

Pedagang Lenggang Jakarta Berharap Monas Buka Sampai Malam

Mulia Budi - detikNews
Jumat, 17 Jun 2022 18:18 WIB
Suasana pedagang Lenggang Jakarta di lokasi sementara usai kebakaran, 17 Juni 2022. (Mulia Budi/detikcom)
Suasana pedagang Lenggang Jakarta di lokasi sementara usai kebakaran, 17 Juni 2022. (Mulia Budi/detikcom)
Jakarta -

Uji coba pembukaan kawasan Monas sudah dilakukan. Pedagang Lenggang Jakarta yang dulu kiosnya terbakar ikut menikmati dinamika ini. Di kawasan relokasi sementara, mereka berharap kawasan Monas dibuka sampai malam hari.

Hal itu dinyatakan oleh Sila (35), salah satu pedagang Lenggang yang kiosnya turut terbakar dan kini mesti berjualan di tempat relokasi, yaitu di Plaza Monas.

"Saya pedagang penginnya ada pengunjung melulu ya, pengennya saya dari jam 06.00 WIB ya sampai jam 10 malam kalau pengennya pedagang," kata Sila saat ditemui di kiosnya, Jumat (17/6/2022).

Sila juga berharap nantinya tidak hanya kawasan taman Monas yang dibuka. Menurutnya, wisata tugu Monas seharusnya turut dibuka agar pengunjung dapat naik ke puncak Monas.

"Harapan saya sama Bapak Gubernur mudah-mudahan Monas nya dibuka jangan tamannya doang, ini orang masuk balik lagi tapi yang dibuka pintunya doang keliling itu doang taman doang. Saya pengennya pedagang di sini Monas-nya yang dibuka biar orang pengunjung dari mana naik ke atas," ujarnya.

Dia mengatakan penghasilannya tak jauh berbeda ketika berjualan di teras Monas sebelum uji coba pembukaan dilakukan. Meski pengunjung Monas belum terlalu banyak karena terbatasi dengan waktu, dirinya bersyukur Monas sudah dibuka.

"Kalau saya nggak tahu yang lain waktu di teras itu saya kan belakang tempatnya nggak di depan, kalau di depan ramai katanya. Kalau saya biasa aja, adalah pelaris minimal Rp 200 gitu sama sekarang ini kalau dibandingkan kalau menurut saya sama aja, nggak tahu waktu yang kebagian di depan kalau saya kan belakang waktu masih di teras itu. Jadi nggak begitu ramai, ya minimallah paling nggak Rp 300 tapi ada aja pelaris," kata Sila.

"Dikit tapi dalam keadaan Corona minimal dibukalah, udah senenglah udah dibuka kayak dapat hadiah apa daripada kemarin-kemarin dah 2 tahun," lanjutnya.

Suasana pedagang Lenggang Jakarta di lokasi sementara usai kebakaran, 17 Juni 2022. (Mulia Budi/detikcom)Sila di kiosnya. (Mulia Budi/detikcom)

Pedagang lainnya, Rosyid (45), mengutas harapan yang sama dengan Sila. Rosyid berharap Monas tidak hanya dibuka sampai pukul 16.00 WIB.

"Harapan saya, ya, normal kayak dulu lagi jam 10.00 WIB kalau nggak salah kalau dulu malamnya jam 22.00 WIB. Kalau saya pedagang nih maunya sampai malam gitu, sampai jam 22.00 WIB atau jam 23.00 WIB biar ramai biar dapat duit," kata Rosyid.

Dia mengaku penghasilannya meningkat dibanding saat berjualan di teras Monas sebelum Monas dibuka. Dia merasa senang kawasan Monas akhirnya kembali dibuka setelah ditutup sejak 2 tahun lalu.

"Ya jauh tetep (lebih besar) sekarang, karena sudah Monas buka aja. Kalau di sana (teras Monas) Rp 200, Rp 300 kalau di sini (Plaza Monas) istilahnya kurang lebih Rp 1 juta, Monas buka," ujarnya.

Suasana pedagang Lenggang Jakarta di lokasi sementara usai kebakaran, 17 Juni 2022. (Mulia Budi/detikcom)Rosyid di kiosnya (Mulia Budi/detikcom)

"Terima kasih banyak sudah dibuka, semua pejabat semuanya saya nggak ada balas kebaikannya mudah-mudahan Tuhan yang balas kebaikan pejabat semua, bisa Monas dibuka kembali," imbuhnya.

Selanjutnya, keterangan Pemprov DKI Jakarta:

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT