Korban Kebakaran Kios Lenggang Jakarta Mulai Buka Lapak di Monas

ADVERTISEMENT

detikcom Do Your Magic

Korban Kebakaran Kios Lenggang Jakarta Mulai Buka Lapak di Monas

Annisa Rizky Fadhila - detikNews
Kamis, 02 Jun 2022 13:54 WIB
Pedagang korban kebakaran Lenggang Jakarta mulai kembali berjualan, Kamis (2/6/2022).
Korban kebakaran Lenggang Jakarta mulai berdagang (Annisa Rizky Fadhila/detikcom ).
Jakarta -

Pedagang korban kebakaran kios Lenggang Jakarta di IRTI Monas, Jakarta Pusat, mulai berjualan. Mereka mendirikan kiosnya di lokasi relokasi sementara.

Pantauan detikcom, Kamis (2/6/2022), relokasi sementara terdapat di depan dan belakang area Lenggang Jakarta yang terbakar. Lokasi Lenggang Jakarta yang terbakar sampai saat ini belum diperbaiki.

Lahan yang terbakar itu masih dipasangi police line. Banyak sisa barang yang terbakar masih menumpuk di lokasi.

Sebagian besar pedagang sudah mendirikan kiosnya. Mereka menjajakan makanan maupun suvenir di area yang telah disediakan.

Pedagang korban kebakaran Lenggang Jakarta mulai kembali berjualan, Kamis (2/6/2022).Area kebakaran Lenggang Jakarta masih digaris polisi. (Annisa Rizky Fadhila/detikcom)

Salah satu pedagang gado-gado, Sari, mengatakan telah berjualan kembali sekitar dua atau tiga minggu lalu.

Kendati begitu, Sari bersyukur Pemprov DKI Jakarta sudah beriktikad untuk membangun lahan yang terbakar. Dia juga bersyukur lantaran masih bisa berjualan.

"Ya bersyukur banget ya karena bisa jualan lagi. Nyari duit lagi," tuturnya.

Sejauh ini, katanya, pendapatan yang ia terima belum melambung tinggi. Pengunjung yang datang juga sepi dibandingkan hari biasanya.

Meski enggan menyebut nominal yang ia terima, Sari menegaskan pendapatannya saat ini berkurang Rp 300 ribu. Dia hanya bisa berharap pembeli terus berdatangan agar dagangannya bisa balik modal.

Pedagang korban kebakaran Lenggang Jakarta mulai kembali berjualan, Kamis (2/6/2022).Pedagang korban kebakaran Lenggang Jakarta mulai kembali berjualan, Kamis (2/6/2022). (Annisa Rizky Fadhila/detikcom)

"Ya adalah kurang Rp 300 ribu, itu kalau dibandingkan sama sebelum Lebaran kemarin ya. Ya saya sih berharapnya ada saja pembeli yang datang, biar saya juga bisa balik modal," tuturnya.

Pedagang lainnya Dimas (37) menyatakan bersyukur masih bisa berdagang. Dia sudah mulai membuka kiosnya sejak dua minggu terakhir.

Penjual soto Betawi itu menambahkan, sempat vakum berjualan. Hal itu terpaksa ia lakukan karena kondisi kios yang terbakar.

Pedagang korban kebakaran Lenggang Jakarta mulai kembali berjualan, Kamis (2/6/2022).Pedagang korban kebakaran Lenggang Jakarta mulai kembali berjualan, Kamis (2/6/2022). (Annisa Rizky Fadhila/detikcom)

Untuk menambal pendapatan, ia terpaksa beralih menjadi kernet angkot. Dia sempat ditawari tetangga kontrakannya.

"Ya, pernah nggak jualan. Lumayan lama tuh, pas kemarin kebakaran. Ya mau gimana, kan lahannya nggak ada, jadi nggak bisa jualan, to," ucap Dimas.

"Sementara saya harus bayar kontrakan dan punya anak sama bini kan. Ya cara mengakalinya, ya saya kepaksa mau nggak mau jadi kernet angkot. Saya ikut tetangga kontrakan, kebetulan dia sopir angkot. Terus ya saya diajakin," sambungnya.

Lihat juga video 'Permukiman Padat di Kebayoran Lama Terbakar, Diduga Korsleting Listrik':

[Gambas:Video 20detik]



Perbaikan lenggang Jakarta. Simak di halaman selanjutnya.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT