ADVERTISEMENT

Jumlah Pasien COVID-19 di Wisma Atlet Naik Lagi!

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 17 Jun 2022 16:35 WIB
Suasana Rumah Sakit Darurat COVID Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (13/1). Kasus Omicron di Indonesia kini terus bertambah dengan total 506. RSDC Wisma Atlet menambah ruang isolasi pasien untuk menghadapi gelombang Omicron.
Wisma Atlet. (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

Pasien COVID-19 yang dirawat di Wisma Atlet Kemayoran kembali meningkat. Hari ini pasien yang dirawat sebanyak 71 orang.

Berdasarkan data laporan harian yang diterima, Jumat (17/6/2022), per pukul 08.00 WIB, ada 71 pasien Corona yang menjalani rawat inap di Wisma Atlet Kemayoran. Rinciannya, 35 pasien laki-laki dan 3 pasien perempuan.

Pada Kamis (16/6) kemarin, pasien yang dirawat sebanyak 63 orang. Per hari ini, ada tambahan 8 pasien yang dirawat di Wisma Atlet Kemayoran.

Angka 71 pasien yang dirawat inap mengalami kenaikan dalam seminggu terakhir. Merujuk pada data harian pada Selasa (10/5) pekan kemarin, pasien Corona yang dirawat tersisa 2 orang saja.

"Pasien COVID dari 63 pasien bertambah menjadi 71 pasien, hal ini menunjukkan perlunya peningkatan perawatan secara intensif di Wisma Atlet dan penekanan terhadap protokol kesehatan sehingga mempercepat penyembuhan pasien yang sedang dirawat sehingga dapat terjadi pengurangan jumlah pasien yang signifikan," demikian penjelasan dalam laporan data tersebut.

Adapun pasien Corona yang sembuh hari ini sebanyak 1 orang. Sedangkan pasien meninggal nihil.

Secara total, data dari 23 Maret 2020 hingga 17 Juni 2022, sudah 164.361 pasien yang dirawat di Wisma Atlet Kemayoran dan 164.290 yang keluar.

Jokowi Minta Waspadai Kenaikan Kasus COVID

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan kasus Corona atau COVID-19 di Indonesia mengalami sedikit kenaikan setelah libur Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran 2022. Jokowi meminta semua pihak tetap waspada.

"Saya sudah minta untuk diwaspadai ada sedikit kenaikan karena kemarin masalah tiga minggu atau sebulan yang lalu karena kita Lebaran. Tapi saya kira kenaikan ini masih dalam posisi terkendali," kata Jokowi di Rumpin, Bogor, Jawa Barat, Jumat (10/6/2022).

Jokowi menjelaskan evaluasi kasus COVID-19 di Indonesia harus merujuk ke data. Menurut Jokowi, kasus COVID-19 saat ini masih terkendali.

"Yang paling penting kita berpegangan kepada angka positivity rate, pegangannya itu. Kan harus di bawah 5 persen, kita sekarang di angka 1,03 persen. Jadi masih pada posisi terkendali," ujar Jokowi.

Jokowi juga menyebut kasus COVID-19 di Indonesia masih terkendali berdasarkan faktor laju transmisi. Meski demikian, dia terus mengajak masyarakat melakukan vaksinasi Corona dosis ketiga atau booster.

"Pertama, positivity rate-nya masih di angka 1,03, masih di bawah 5 persen. Kemudian juga laju transmisi ini juga masih di angka yang terkendali. Angkanya 20 per 100 ribu per minggu kasus dan kita masih berada di angka 1. Jadi Masih terkendali tapi tetap kewaspadaan itu penting. Oleh sebab itu, saya akan tekankan lagi pentingnya booster suntikan ketiga, ini akan kita terus lakukan," beber Jokowi.

Simak video '3 Hal yang Perlu Diwaspadai Terkait Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5':

[Gambas:Video 20detik]



(idn/fjp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT