ADVERTISEMENT

Antisipasi Kenaikan Pasien COVID, Wisma Atlet Siagakan Tower 5

Anggi Muliawati - detikNews
Selasa, 14 Jun 2022 10:53 WIB
Suasana Rumah Sakit Darurat COVID Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (13/1). Kasus Omicron di Indonesia kini terus bertambah dengan total 506. RSDC Wisma Atlet menambah ruang isolasi pasien untuk menghadapi gelombang Omicron.
Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

Jumlah pasien COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran mengalami kenaikan. Saat ini ada 43 pasien yang masih dirawat dengan gejala ringan.

"Hari ini pasien 43 orang, sebagian besar dari pelaku perjalanan luar negeri (PPLN)," kata Kepala Pusat Kesehatan TNI Mayjen Budiman kepada wartawan, Selasa (14/6/2022).

Budiman mengatakan, dari 43 pasien tersebut, 60 persen didominasi oleh PPLN. Sedangkan 40 persen sisanya merupakan domestik.

"Data lebih detail 60 persen, 60 persen itu dari PPLN, sedangkan 40 persen yang lokal dan domestik yang dikirim dari luar puskesmas, kemudian juga dari beberapa rumah sakit lain," katanya.

Diketahui jumlah pasien pada Senin (13/6) kemarin terdapat 35 orang. Budiman mengatakan, untuk mengantisipasi lonjakan, pihaknya telah menyiagakan Tower 5 dan 6.

"Tapi kita sudah siap, kita sudah menyiapkan itu, kan kita semua antisipasi. Kita sudah menyiapkan dua tower sebetulnya dengan jumlah 3.801 tempat tidur," katanya.

"Tower yang dipergunakan di Wisma Atlet ini adalah tower satu untuk SDM yang bersifat umum, kemudian tower 2 itu untuk tempat tinggalnya relawan untuk yang wanita dan juga untuk menejemen. Kemudian tower 3 untuk relawan laki-laki. Tower 4 dan 7 sementara dikosongkan, sekarang tower 5 juga disiagakan, tower 6 kita pakai," sambungnya.

Menurutnya, meski ada kenaikan, jumlah tersebut masih terkendali. Dia mengatakan pihaknya telah memperhitungkan kenaikan tersebut pada saat libur panjang.

"Saya kira semua sudah terkendali, sudah kita perhitungkan. Jadi pemerintah sudah menetapkan bahwa persiapan lonjakan kasus pascalibur panjang itu sudah disiapkan. Makanya, walaupun beberapa waktu ke belakang jumlah pasien yang dirawat di RSDC sangat sedikit, kita tetap, kita tetap, disediakan oleh pemerintah untuk berjaga-jaga," katanya.

Simak Video 'Seputar Subvarian BA.4 dan BA.5 yang Bikin Kasus COVID-19 RI Naik Lagi':

[Gambas:Video 20detik]



(dek/dek)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT